3 Rabiul Awwal 1444 H | Kamis, 29 September 2022
Diduga Pembunuhan Berencana, Dua Jaksa Kawal Kasus Penikaman di Toserba Era 58
hukum | Senin, 8 Agustus 2022
Editor : Betty Ismail | Reporter : NN

Ruko TKP penikaman 5 karyawan toserba (foto: istimewa)

iniriau.com, PEKANBARU -  Kasus pembunuhan di toserba Era 58 dengan tersangka Evarianti Sibarani diduga merupakan pembunuhan berencana. Bahkan untuk mengawal kasus yang menyebabkan salah satu korban meninggal dunia ini Kejaksaan Negeri Pekanbaru menunjuk dua jaksa, untuk mengikuti perkembanan perkara dugaan pembunuhan berencana atas tersangka, Evarianti Sibarani. Langkah ini diambil setelah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polresta Pekanbaru. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Pekanbaru, Zulham Pardamean Pane. Ia mengatakan telah menerima SPDP tersebut pekan lalu tepatnya pada 27 Juli 2022.

" Dalam SPPD itu, tersangka diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, atau dengan sengaja merampas nyawa orang lain atau penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat, dan mengakibatkan mati. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 atau 338 atau 351 KHUP, ujar Zulham, Senin (8/8/2022).

Selanjutnya Zulham telah menerbitkan P-16. Itu adalah administrasi di Kejaksaan terkait surat perintah penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara. Dimana pihaknya menugaskan dua orang Jaksa yang akan mengikuti perkembangan penyidikan perkara

" Kini dua Jaksa tersebut masih menunggu pelimpahan berkas perkara dari penyidik. Kalau diterima, Jaksa akan menelaah berkas perkaranya," ungkap Zulham.

Diberitakan sebelumnya terjadi peristiwa tragis di toserba Era 58 di jalan Dharma Bakti Kecamatan Payung Sekaki, Minggu (24/7/2022). Dimana salah seorang karyawan bernama Evarianti menusuk lima rekan kerjanya.  Salah satunya meninggal dunia yakni Lamtiuma Br Sibarani. 

Sedangkan empat lainnya  Julieta Sulastri, Elia Jan Fitriani Br Pasaribu, Ismawati Br Nasution, dan Selvia Susanti, mengalami sejumlah luka tusukan dan dirawat di rumah sakit.**


    Nasional   Otomotif   Life Style
  Bisnis   Advertorial   Ruang Kosong
  Daerah   Galeri   Pariwisata
  Internasional   Sport   Hiburan
  Hukum   Pendidikan   Griya Interior
  Politik   Budaya   Kisah Inspiratif
    Kota Pekanbaru   Kabupaten Kampar   Kabupaten Rokan Hulu
  Kabupaten Indragiri Hulu   Kabupaten Kuantan Singingi   Kabupaten Rokan Hilir
  Kabupaten Indragiri Hilir   Kabupaten Meranti   Kabupaten Bengkalis
  Kota Dumai   Kabupaten Siak   Kabupaten Pelalawan
      Pemkab Bengkalis   DPRD Kabupaten Bengkalis