12 Rabiul Awwal 1443 H | Selasa, 19 Oktober 2021
Jangan Abaikan Jika Jantung Anda Mengalami Hal Berikut ini
style | Minggu, 3 Oktober 2021
Editor : Betty Ismail | Reporter : -

Ilustrasi-internet

iniriau.com, JAKARTA - Teknologi  yang canggih dan fasilitas yang ditingkatkan membuat kita menjadi lebih sadar dan mendapat informasi yang lebih baik tentang cara mengidentifikasi dan mengelola penyakit jantung.

Henti jantung dan serangan jantung adalah beberapa komplikasi jantung yang paling umum namun mematikan, mengingat keduanya datang tiba-tiba. Karena itu, sangat penting untuk tahu kapan harus mengambil tindakan. Berikut beberapa tanda peringatan yang harus diwaspadai, dilansir dari Times of India.

Kecemasan ekstrem dan jantung berdebar-debar.

Penderita penyakit jantung mungkin mengalami serangan kecemasan dan jantung berdebar-debar. Penelitian juga menunjukkan orang yang menghadapi kecemasan ekstrem sejak awal kehidupan lebih rentan terhadap penyakit jantung. Kecemasan adalah hasil gaya hidup yang penuh tekanan atau gangguan kesehatan mental. Gejala umum lain dari kecemasan adalah peningkatan detak jantung yang tidak normal, juga dikenal sebagai jantung berdebar. Orang dengan detak jantung tidak teratur lebih berisiko mengalami komplikasi jantung.

Nyeri menyebar ke arah lengan.

Banyak orang sebelum mengalami serangan jantung telah melaporkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit. Ini dapat menyebabkan nyeri dada parah yang datang dan pergi dan seiring waktu menyebar ke lengan, leher, rahang, dan bagian tubuh lain. Nyeri lengan kiri adalah salah satu gejala paling umum dari serangan jantung. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, orang harus mencari bantuan medis jika nyeri lengan kiri tiba-tiba memburuk selama beberapa menit.

Mual dan kehilangan nafsu makan.

Masalah gangguan pencernaan, sakit perut, mual, dan kehilangan nafsu makan telah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular. Meskipun gejala-gejala ini tampak seperti penyakit gastrointestinal yang umum, orang harus waspada dan mencari semua bantuan yang diperlukan.

Pusing atau pingsan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penderita masalah jantung mungkin merasa lemah, pusing, atau mungkin pingsan. Anda mungkin juga berkeringat dingin. Ketika jantung tidak memompa darah dengan baik dan sirkulasi darah ke otak berkurang, hal itu menyebabkan pusing, yang menyebabkan hilangnya kesadaran. Setiap kali mengalami episode seperti itu, penting untuk menghubungi dokter dan memeriksakan jantung.

Kulit pucat atau kebiruan.

Kulit juga dapat mengungkapkan banyak hal tentang seberapa baik fungsi jantung. Meskipun ini bukan tanda yang paling umum, ketika terjadi, bisa jadi karena jantung tidak memompa cukup darah, yang menyebabkan berkurangnya aliran darah dan penurunan sel darah merah. Namun, jangan langsung panik saat melihat kulit pucat, cari bantuan medis untuk mengidentifikasi sumber kulit pucat.**

Sumber: Tempo.co


    Nasional   Otomotif   Life Style
  Bisnis   Advertorial   Ruang Kosong
  Daerah   Galeri   Pariwisata
  Internasional   Sport   Hiburan
  Hukum   Pendidikan   Griya Interior
  Politik   Budaya   Kisah Inspiratif
    Kota Pekanbaru   Kabupaten Kampar   Kabupaten Rokan Hulu
  Kabupaten Indragiri Hulu   Kabupaten Kuantan Singingi   Kabupaten Rokan Hilir
  Kabupaten Indragiri Hilir   Kabupaten Meranti   Kabupaten Bengkalis
  Kota Dumai   Kabupaten Siak   Kabupaten Pelalawan
      Pemkab Bengkalis   DPRD Kabupaten Bengkalis