iniriau.com, Pekanbaru - Kabut asap yang beberapa minggu ini menyelimuti udara Kota Pekanbaru kini mulai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Simpang Tiga Pekanbaru. Hari ini, Kamis (17/9), jarak pandang tercatat 4.000 meter, sementara untuk lintasan pacu pesawat berada berada pada jarak 2.000 meter.
Pihak bandara menjelaskan, jarak pandang ini masih aman untuk penerbangan, namun tetap mengganggu, karena
ada kedatangan yang delay. Bahkan beberapa waktu lalu ada pesawat yang tertahan di udara karena jarak pandang di landasan terganggu asap.
"Hari ini ada sembilan penerbangan yang berangkat, dan tujuh penerbangan yang sampai di bandara, dan ada yang terlambat untuk kedatangan maupun keberangkatan. Sebenarnya untuk jarak pandang penerbangan 4.000 meter dan 2.000 meter di lintasan pacu masih aman, namun bisa mengganggu juga," kata General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Ahmad, Kamis (26/9) di Pekanbaru.
Ia mengatakan, meski jarak pandang masih cukup aman untuk penerbangan, namun ada juga pesawat yang terganggu kedatangannya.
"Alhamdulillah, belum ada yang delay keberangkatan. Namun sudah mulai mengganggu karena beberapa waktu lalu ada pesawat yang harus tertahan dan berputar arah di udara sampai dua atau tiga kali sebelum mendarat di landasan pacu kita," ujar Ahmad.
Pihak Bandara SSK II tetap terus memantau situasi cuaca bersama BMKG untuk keselamatan pengguna jasa penerbangan di bandara.
"Kita harapkan bencana asap ini segera selesai, dan semua aktifitas kembali berjalan lancar," pungkas Ahmad menutup penjelasannya.**