Kasus Gadis Tewas di Siak, Polisi Ungkap Pelaku Tinggal Serumah dengan Korban

Kasus Gadis Tewas di Siak, Polisi Ungkap Pelaku Tinggal Serumah dengan Korban
Ilustrasi by suara.com

iniriau.com, SIAK – Kepolisian mengungkap fakta mengejutkan di balik kematian seorang gadis berusia 19 tahun yang ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Terduga pelaku ternyata merupakan seorang tukang bangunan yang selama ini bekerja di kediaman korban dan tinggal serumah dengan keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos mengatakan, pria yang diamankan berinisial Abdullah alias Indra Aceh. Ia dipekerjakan oleh orang tua korban untuk mengerjakan pembangunan dapur rumah dan telah menetap di rumah tersebut selama sekitar empat bulan.

"Selama proses pembangunan, pelaku diberi tempat tinggal oleh keluarga korban. Kurang lebih empat bulan pelaku tinggal di sana," ujar AKP Raja Kosmos, Kamis (2/7/2026).

Menurut Kosmos, keluarga korban memberikan tempat tinggal sebagai bentuk kepercayaan agar pekerjaan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. Namun, kepercayaan tersebut diduga berakhir tragis setelah pelaku diduga menghabisi nyawa anak dari pemilik rumah.

Kasus ini terungkap pada Rabu (1/7/2026) sekitar siang. Kakak korban berinisial RS yang pulang ke rumah untuk makan siang dan beristirahat masuk ke kamar adiknya. Saat itulah ia mendapati korban telah meninggal dunia di atas tempat tidur.

Petugas yang melakukan pemeriksaan awal menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain terdapat luka cakaran dan bercak darah di beberapa bagian tubuh, posisi pakaian korban juga menjadi perhatian penyidik karena celananya ditemukan hampir terlepas.

Polisi masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian serta mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Usai kejadian, pelaku sempat mencoba melarikan diri. Namun, upayanya gagal setelah warga berhasil menangkapnya. Emosi warga yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan personel Polres Siak.

AKP Raja Kosmos menegaskan penyidikan masih terus berlangsung. Penyidik saat ini fokus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mengungkap motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut.

"Seluruh rangkaian peristiwa masih kami dalami. Motif dan fakta-fakta lainnya akan kami ungkap melalui proses penyidikan yang sedang berjalan," tegasnya.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index