NEW DELHI - Penduduk di India sangat mungkin tidak bisa lagi mengadakan pesta pernikahan besar-besaran seenaknya. Ranjeet Ranjan, anggota parlemen dari Partai Kongres, mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk membatasi pengeluaran pernikahan. Maksimal 75 ribu dolar AS (setara Rp999,2 juta). Jika lebih, mereka harus menyumbangkan 10 persennya untuk pernikahan gadis-gadis dari keluarga miskin. RUU tersebut juga mengatur jumlah maksimal tamu undangan dan makanan yang disajikan.
Presiden India Pranab Kumar Mukherjee dan kabinet telah menyetujui RUU tersebut untuk dibahas di Lok Sabha, parlemen di negara demokrasi terbesar di dunia itu. Ranjan memiliki alasan tersendiri sehingga mengusulkan RUU pernikahan tersebut. Sebab, di India, pernikahan bukan lagi acara sakral bagi mempelai. Melainkan sudah menjadi ajang berkompetisi dan unjuk kekayaan.
sumber; riaupos.co
Parlemen Bahas RUU Larangan Nikah Mewah
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Presiden India Pranab Kumar Mukherjee
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Internasional
Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026 - 06:56:00 Wib Internasional
Ronaldo Jagokan Spanyol Juara Dunia 2026 Kalahkan Argentina
Ahad, 19 Juli 2026 - 15:34:17 Wib Internasional
Argentina Menang Dramatis, Susul Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:18:36 Wib Internasional
Adu Mental Dua Raksasa Dunia, Siapa Menyusul Spanyol?
Rabu, 15 Juli 2026 - 11:12:00 Wib Internasional