Viral usai Digerebek Pemuda, Salon di Senapelan Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru

Viral usai Digerebek Pemuda, Salon di Senapelan Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru
Ilustrasi Satpol PP mendatangi salon di Senapelan Pekanbaru (foto:AI)

iniriau com, PEKANBARU – Pemerintah Kecamatan Senapelan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru mengambil langkah pembinaan terhadap sebuah salon di Jalan Wakaf, Kelurahan Kampung Bandar, setelah aktivitas di lokasi tersebut menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Penertiban dilakukan menyusul adanya laporan warga yang mengaku resah dengan aktivitas keluar masuk tamu pada malam hingga dini hari di salon tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas mendatangi lokasi dan meminta pemilik usaha memberikan klarifikasi.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, mengatakan pihaknya telah memanggil pemilik salon untuk dimintai keterangan terkait aduan yang diterima dari masyarakat.

“Tim sudah turun ke lapangan dan melakukan pemanggilan terhadap pemilik salon. Yang bersangkutan juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).

Menurut Desheriyanto, langkah yang dilakukan saat ini masih berupa pembinaan dan pengawasan. Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Camat Senapelan, Rein, menjelaskan bahwa keluhan warga sudah disampaikan sejak beberapa waktu lalu. Warga menyoroti aktivitas sejumlah tamu yang disebut kerap datang pada malam hari dan meninggalkan lokasi menjelang pagi.

“Laporan masyarakat menjadi dasar kami turun ke lokasi bersama Satpol PP. Kami ingin memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan nyaman bagi warga sekitar,” katanya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pemuda mendatangi salon tersebut viral di berbagai platform media sosial. Dalam video itu terlihat adanya perdebatan antara pemuda setempat dan beberapa orang yang berada di dalam salon terkait kedatangan seorang tamu pada malam hari.

Meski sempat terjadi adu argumen, tidak terlihat adanya tindakan kekerasan dalam rekaman yang beredar. Video tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dari masyarakat dan menjadi perhatian pemerintah setempat.

Pihak kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan penyelesaian melalui jalur yang sesuai apabila menemukan aktivitas yang dinilai mengganggu lingkungan.**

 

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index