Video Pocong AI Hebohkan Pelalawan, Pembuat Konten Diamankan Polisi

Video Pocong AI Hebohkan Pelalawan, Pembuat Konten Diamankan Polisi
Pemuda pembuat video Posong di Pelalawan sampaikan permintaan maaf (Foto Ditreskrimum Polda Riaul

iniriau.com, PEKANBARU - Viral video dan foto pocong hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang sempat menghebohkan warga Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, akhirnya terungkap. Pembuat konten tersebut diketahui seorang pemuda bernama Refan Herdiansyah.

Konten yang beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp warga Desa Makmur itu sempat memicu keresahan masyarakat karena menampilkan sosok pocong di jalan pada malam hari. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polres Pelalawan langsung melakukan penyelidikan untuk menelusuri asal video viral tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, M Hasyim Risahondua mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dan mengetahui keresahan masyarakat akibat beredarnya video tersebut.

“Setelah dilakukan penelusuran, diketahui video itu dibuat menggunakan teknologi AI oleh seorang pemuda. Motifnya hanya bercanda dan ingin menakut-nakuti teman,” ujar Hasyim, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, Refan sempat diamankan untuk dimintai keterangan terkait pembuatan konten tersebut. Namun setelah pemeriksaan, polisi memutuskan memberikan pembinaan dan peringatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Yang bersangkutan sudah diberikan arahan dan pembinaan supaya lebih bijak menggunakan teknologi digital,” jelasnya.

Polda Riau juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan membuat ataupun menyebarkan konten digital yang berpotensi menimbulkan kepanikan maupun keresahan di tengah masyarakat, terlebih dengan semakin mudahnya penggunaan teknologi AI saat ini.

Sementara itu, usai menjalani pemeriksaan di Polsek Pangkalan Kerinci, Refan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Ia mengakui video dan foto pocong yang dibuatnya hanya untuk iseng tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung di hadapan petugas kepolisian sebagai bentuk penyesalan atas kegaduhan yang terjadi di tengah masyarakat. Langkah pembinaan yang dilakukan kepolisian diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pangkalan Kerinci tetap aman dan kondusif.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index