JAKARTA - Setiap aktivitas yang kita lakukan memiliki penekanan berbeda pada bantalan tulang punggung. Nyeri akibat saraf kejepit biasanya ditandai dengan ciri khas saat melakukan aktivitas tertentu.
“Nyerinya didahului oleh suatu aktivitas. Misalnya kamu duduk terasa lebih nyeri dibandingkan berdiri atau membungkuk lebih nyeri dibandingkan tegak. Ini harus hati-hati,” jelas dr Muki Partono SpOT, spesialis saraf seperti dikutip dari okezone.
Tanda lain yang perlu diwaspadai, seperti nyeri menjalar, terutama ada kaitannya dengan aktivitas dengan aktivitas tertentu. Memang, sebagian besar nyeri pinggang bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi bila nyeri konstan bertahan selama 2 pekan, Anda perlu berkonsultasi ke dokter.
“Bagusnya ke dokter dan langsung diperiksa MRI. Kalau kita sudah menemukan hal ini, kita perlu mengingatkan, pasien agar hati-hati dengan mengonsumsi protein yang banyak dan minum cukup air,” terang dr Muki.
Selain minum cukup air dan makan protein, ia juga mengingatkan agar pasien dapat menjaga berat badan. Setidaknya tiga hal ini dapat mengendalikan risiko saraf kejepit yang lebih parah.
sumber: riaupos.co
Nyeri Punggung Tak Kunjung Sembuh, Hati-hati Saraf Kejepit
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Internet
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Libur Lebaran 1447 H, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal
Senin, 09 Maret 2026 - 20:00:00 Wib Kesehatan
PKH Riau Tingkatkan Kewaspadaan, Antisipasi Ancaman Virus Nipah
Selasa, 03 Maret 2026 - 11:10:36 Wib Kesehatan
Antisipasi Dampak Asap, Diskes Riau Perkuat Tim Medis
Ahad, 15 Februari 2026 - 12:03:59 Wib Kesehatan
Transisi Musim Picu Lonjakan Malaria di Riau, Rohil Catat Ratusan Kasus
Rabu, 11 Februari 2026 - 10:50:04 Wib Kesehatan