PEKANBARU, - Tahun 2017 ini boleh saja sekolah SMP negeri menumpang di SMA dalam pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), namun 2018, SMP ditargetkan sudah bisa melaksanakan UNBK di sekolah masing masing. Saat ini sekolah mulai melengkapi sarana dan prasarana agar dapat melaksanakan UNBK tanpa menumpang ke sekolah lain.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H Abdul Jamal, M.Pd mengatakan, agar sekolah dapat melaksanakan ujian, minimal sudah memiliki 100 komputer. Sementara saat ini SMP rata-rata belum memiliki fasilitas itu. Paling memiliki 20-30 komputer. Dengan kondisi itu maka sekolah belum layak melaksanakan ujian online di sekolah masing masing.
“Fasilitas sarana dan prasarana di SMP meski dilengkapi dulu baru bisa melaksanakan ujian komputer sendiri. Tahun depan tentu targetnya bisa melaksanakan ujian nasional di sekolah masing masing. Mudah mudahan semua sekolah bisa melengkapi komputernya,” ungkap Jamal kepada wartawan, kemarin.
Sarana dan prasarana yang meski disiapkan sekolah agar dapat melaksanakan UNBK sendiri yakni mempersiapkan setidaknya tiga sampai empat ruang labor dan 100 unit komputer. Kemudian jaringan listrik dan petugas operasional IT.
Abdul Jamal memastikan untuk persiapan jaringan listrik sendiri sudah tidak ada permasalahan. Sementara untuk petugas operasional sebagian sekolah sudah memiliki meski masih terbatas. Yang menjadi kendala hanya ketersediaan unit komputer.
“Kalau listrik sudah kami cek sudah tidak ada masalah. Semua sekolah negeri sudah dialiri listrik PLN jadi tinggal melengkapi unit komputer saja,” katanya.
sumber: riaupos.co
SMP Targetkan UNBK Digelar di SMP Masing-masing Tahun 2018
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
(internet) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru H Abdul Jamal, M.Pd
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
UIR Gandeng Pemkab Pasaman Kembangkan Pendidikan dan Riset Daerah
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:45:10 Wib Pendidikan
UMRI Gelar Pengembangan Soft Skill bagi 345 Mahasiswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:42:54 Wib Pendidikan
MAN 1 Pekanbaru Gelar Temu Alumni, 150 Lulusan Kampus Top Beri Inspirasi Siswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Pendidikan
Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, UIR Buka Prodi S2 Pendidikan Jasmani
Selasa, 20 Januari 2026 - 17:39:56 Wib Pendidikan