iniriau.com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 355 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau, Minggu (23/8/2026). Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, mencapai 216 titik.
Selain Pelalawan, hotspot juga banyak ditemukan di Indragiri Hilir sebanyak 80 titik. Selebihnya tersebar di Kuantan Singingi 12 titik, Kampar 11 titik, Siak 10 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Indragiri Hulu 6 titik, Bengkalis 5 titik, Rokan Hulu dan Rokan Hilir masing-masing 3 titik, serta Dumai 2 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan dari total hotspot yang terpantau, 47 titik masuk kategori kepercayaan tinggi atau terindikasi kuat sebagai titik api.
"Sebanyak 304 titik berada pada kategori sedang dan empat titik kategori rendah," ujarnya.
Secara regional, BMKG mencatat terdapat 2.610 hotspot di Pulau Sumatera. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak mencapai 1.311 titik, disusul Riau dengan 355 titik.
BMKG mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang meningkat akibat cuaca panas dan minim hujan di sejumlah wilayah.**