Rusli Zainal Sambut Positif Pengaktifan Stadion Utama Riau

Rusli Zainal Sambut Positif Pengaktifan Stadion Utama Riau
RZ apresiasi langkah Pemprov Riau aktifkan kembali kawasan Stadion Utama Riau, Sabtu (8/9). Foto - Astrid

iniriau.com, Pekanbaru - Mantan Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ) yang menjadi pencetus ide dibangunnya kawasan Stadion Utama PON Riau mengatakan, sangat menyambut positif jika Pemerintah Provinsi Riau kembali mengaktifkan kawasan stadion tersebut.

Menurut Gubernur Riau dua periode itu, stadion utama yang berada di Jalan Naga Sakti Panam Pekanbaru, dibangun untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengatakan misi utama membuat stadion itu selain sebagai pusat kegiatan olahraga, juga menjadi kawasan bisnis, serta membuka peluang lapangan kerja baru.

"Alhamdulillah, saya sangat senang jika stadion yang di bangun di era kepemimpinan saya itu kembali diaktifkan. Hampir 14 tahun terbengkalai, dan kini difungsikan lagi untuk kegiatan olahraga, apalagi kantor KONI Riau sudah pindah ke kawasan stadion utama," kata Rusli Zainal kepada iniriau.com, Sabtu (8/9) di Pekanbaru.

Ia mengatakan para pelaku UMKM bisa memanfaatkan lapak untuk berjualan, dengan digelarnya suatu iven di kawasan stadion utama tersebut. Kemudian, dengan dibangunnya fasilitas olahraga diatas lahan seluas 66,4 hektar dan luas bangunan sebesar 7,4 hektar, RZ berharap bisa membuka lapangan pekerjaan dari sektor perawatan kawasan stadion, dan pihak-pihak swasta juga bisa memanfaatkan bangunan untuk perkantoran.

"Klo ada iven tertentu digelar disana, pelaku UMKM bisa memanfaatkan untuk berjualan dan mempromosikan produknya. Lalu, kita bisa buka lapangan pekerjaan, karena kawasan stadion utama sangat luas dan butuh perawatan, nah kita bisa buka rekrutmen pekerjaan sesuai dengan yang diperlukan. Itulah misi saya membuat stadion utama PON tersebut," kata RZ lagi.

Seperti diketahui, kawasan stadion utama itu terakhir kali digunakan pada perhelatan PON XVIII Riau tahun 2012. Setelah perhelatan pesta olahraga nasional itu, kawasan Stadion Utama yang dibangun dengan anggaran Rp 1,18 trilyun itu rusak dan tidak terawat.

"Kita lihat saja nanti, dan mudah-mudahan memang bisa diaktifkan kembali dan visi misi saya membangun kawasan stadion itu tercapai, meskipun harus menunggu 14 tahun lamanya," tutup RZ mengakhiri penjelasannya.

Kawasan Stadion Utama Riau dibangun pada tahun 2009, dengan daya tampung mencapai 44.000 penonton. Kawasan stadion utama juga dilengkapi dengan berbagai macam venue olahraga, mulai dari stadion sepak bola, arena sepatu roda, lapangan squash dan lintasan atletik.**

#Pemprov Riau

Index

Berita Lainnya

Index