Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik Tipis, Dipicu Penguatan CPO dan Kernel

Harga TBS Sawit Swadaya Riau Naik Tipis, Dipicu Penguatan CPO dan Kernel
Hasil panen petani sawit di Riau (foto:Betty)

iniriau com, Pekanbaru – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 24–30 Juni 2026. Kenaikan ini dipengaruhi oleh menguatnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di pasar acuan.

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr. Defris Hatmaja, mengatakan harga TBS untuk kelompok tersebut naik Rp11,28 per kilogram atau sekitar 0,31 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Dengan penyesuaian ini, harga pembelian TBS petani berada di angka Rp3.707,61 per kilogram, dengan harga cangkang Rp23,11 per kilogram,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Defris menjelaskan, indeks K yang digunakan pada periode ini ditetapkan sebesar 92,45 persen. Di sisi lain, harga CPO tercatat naik Rp57,64 per kilogram, sementara kernel meningkat Rp394,38 per kilogram dibanding pekan sebelumnya.

Ia menyebut, tidak semua pabrik kelapa sawit (PKS) melakukan transaksi penjualan pada periode ini. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, penetapan harga menggunakan rata-rata tim, dan bila terdapat validasi 2 maka mengacu pada rata-rata KPBN.

Adapun harga rata-rata KPBN tercatat Rp15.335 per kilogram untuk CPO dan Rp12.610 per kilogram untuk kernel pada periode berjalan.

Menurut Defris, penguatan harga TBS kali ini tidak terlepas dari tren kenaikan harga CPO dan kernel di pasar.

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan sistem penetapan harga terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

“Upaya bersama ini diharapkan mampu menjaga transparansi harga sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index