iniriau.com, PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pola kemitraan swadaya di Provinsi kembali mengalami koreksi pada penetapan periode 3–9 Juni 2026. Dari seluruh kelompok umur tanaman, penurunan terbesar terjadi pada sawit usia 9 tahun yang terkoreksi hingga Rp437,44 per kilogram.
Dalam keputusan Tim Penetapan Harga Dinas Perkebunan Riau, harga TBS kelompok umur 9 tahun kini ditetapkan sebesar Rp3.271,91 per kilogram atau turun 11,79 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, , mengatakan pelemahan harga dipicu turunnya nilai jual minyak sawit mentah (CPO) dan kernel dalam sepekan terakhir.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan tim bersama menggunakan kajian rendemen dari PPKS Medan, penurunan harga terjadi hampir di seluruh kelompok umur tanaman sawit.
“Untuk periode ini, indeks K yang digunakan sebesar 92,87 persen. Sementara harga CPO mengalami penurunan Rp1.726 per kilogram dan kernel turun Rp1.845,65 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya,” jelas Vera.
Menurutnya, kondisi pasar juga dipengaruhi tidak adanya transaksi penjualan dari sejumlah pabrik kelapa sawit pada periode berjalan. Karena itu, tim penetapan harga menggunakan acuan harga rata-rata tim dan harga rata-rata KPBN sebagaimana diatur dalam Permentan Nomor 13 Tahun 2024.
Dalam penetapan kali ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.344 per kilogram, sedangkan harga kernel berada di angka Rp13.400 per kilogram.
Meski harga sawit petani mengalami penurunan cukup tajam, Dinas Perkebunan Riau memastikan mekanisme penetapan harga tetap dilakukan secara terbuka dan mengacu pada regulasi yang berlaku.
Vera menambahkan, perbaikan tata kelola penetapan harga TBS terus dilakukan bersama seluruh pihak terkait guna menjaga keseimbangan kepentingan antara perusahaan mitra dan petani sawit.
“Komitmen ini terus diperkuat bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau agar sistem penetapan harga lebih adil dan dapat mendukung kesejahteraan petani,” tutupnya.**