iniriau.com, Pekanbaru – Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Senin (30/3/2026) diprakirakan cenderung berawan hingga cerah berawan. Namun, hujan diprediksi tetap mendominasi di berbagai daerah dengan intensitas yang bervariasi sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yasir P, menyebutkan hujan ringan hingga sedang telah terjadi sejak pagi di sejumlah wilayah, di antaranya Kampar, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, serta Kota Dumai.
“Pada siang hingga sore hari, potensi hujan masih cukup tinggi dan berpeluang meluas ke wilayah lain seperti Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu hingga Pekanbaru,” kata Yasir.
Memasuki malam hari, hujan diprakirakan masih turun di sebagian besar wilayah Riau dan dapat berlanjut hingga dini hari, terutama di daerah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta waspada terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat atau petir serta hembusan angin kencang, khususnya pada siang hingga malam hari. “Suhu udara di Riau berkisar antara 22 sampai 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 55 hingga 100 persen,” jelasnya.
Untuk kondisi angin, bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau berada pada kisaran 0,5 sampai 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah.
Di sisi lain, jumlah titik panas di Riau mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan pemantauan satelit BMKG, terdeteksi 23 hotspot dari total 159 titik panas di Pulau Sumatera. Seluruh titik panas tersebut berada di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Meski menunjukkan tren penurunan, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.**