Lima Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla, Luasan Terbakar Capai 1.041 Hektare

Lima Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla, Luasan Terbakar Capai 1.041 Hektare
Ilustrasi kebakaran lahan (foto:freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Peningkatan jumlah titik panas di Provinsi Riau mendorong sejumlah pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga kini, tercatat lima kabupaten telah resmi menaikkan status kewaspadaan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, mewakili Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa lima daerah tersebut adalah Pelalawan, Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis, Siak dan Kampar. “Sudah ada lima kabupaten yang menetapkan status siaga darurat karhutla sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan hotspot,” ujarnya.

BPBD Riau juga mendorong pemerintah kabupaten/kota lainnya untuk memperkuat langkah pencegahan. Upaya tersebut meliputi pelaksanaan apel siaga yang melibatkan seluruh unsur terkait, peningkatan patroli terpadu, serta pengecekan langsung ke lapangan terhadap titik panas yang terdeteksi.

Selain itu, daerah diminta mengoptimalkan deteksi dini dan bergerak cepat melakukan pemadaman awal jika ditemukan titik api agar tidak meluas. Sosialisasi kepada masyarakat juga terus digencarkan, terutama imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Seluruh sumber daya, baik personel maupun peralatan, harus disiagakan. Termasuk memastikan dukungan anggaran operasional untuk pencegahan dan penanganan karhutla,” tegasnya.

BPBD Riau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari unsur Forkopimda, TNI, Polri, Manggala Agni, dunia usaha, akademisi, hingga relawan dan tokoh masyarakat. Upaya pembasahan lahan di wilayah rawan turut menjadi langkah prioritas.

Sementara itu, data terbaru menunjukkan kebakaran hutan dan lahan telah terjadi di 11 kabupaten/kota di Riau sejak awal tahun. Total luas lahan yang terbakar mencapai 1.041,74 hektare.

Sebaran karhutla tersebut meliputi Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai dan Pekanbaru.
Dari rincian luasan, Pelalawan menjadi daerah dengan area terbakar terluas yakni 612,30 hektare, disusul Bengkalis 201,01 hektare dan Indragiri Hilir 64,70 hektare. 

Sementara Siak tercatat 63,53 hektare, Dumai 30,52 hektare, Kampar 29,50 hektare, Pekanbaru 14,08 hektare, Kepulauan Meranti 13,40 hektare, Rokan Hilir 10 hektare, Kuantan Singingi 1,50 hektare dan Indragiri Hulu 1,20 hektare.

BPBD memastikan pemantauan terus dilakukan seiring meningkatnya potensi karhutla akibat kondisi cuaca yang cenderung kering. Pemerintah daerah diminta tetap siaga dan memperkuat koordinasi guna menekan perluasan kebakaran.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index