Tega! Wanita di Inhu Pukul Kepala Nenek dan Rampas Gelang Emas

Tega! Wanita di Inhu Pukul Kepala Nenek dan Rampas Gelang Emas
AN tersangka Curat yang rampas gelang emas nenek di Inhu (foto: istimewa)

iniriau.com, INHU - Wanita inisial AN (21) diringkus Tim Jatanras Narasinga Satreskrim, Polres Indragiri Hulu (Inhu), bersama Unit Reskrim Polsek Kelayang. AN ditangkap atas dugaan tindak pidana  Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Menurut Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, S.I.K melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, AIPTU Misran, AN diduga  memukul kepala korbannya, ZN (73), yang sedang tidur, pada Senin (19/02/24), sekitar pukul 05.00 wib. 

"Pelaku diamankan tak lama setelah melakukan tindak kekerasan di rumah korban," terang Aiptu Misran, Sabtu (23/2/2024).

Dijelaskan Misran, aksi sadis tersebut pertama kali diketahui oleh Pendra (40), anak kandung korban, sekaligus pelapor dalam kasus tersebut. Dimana, pada Senin (19/02/24), sekitar pukul 05.00 WIB, pelapor mendengar teriakan minta tolong, pelapor langsung bergegas keluar rumah.

“Ternyata, jeritan minta tolong itu berasal dari rumah orang tuanya, pelapor bergegas menuju rumah ibunya, masuk kedalam kamar, dan menemukan korban dengan bagian kepala berlumuran darah diatas tempat tidur,” jelas AIPTU Misran.

Kemudian, pelapor langsung melarikan korban ke Puskesmas Polak Pisang, dan ditangani secara intensif secara medis. 

“Pelapor bertanya pada korban tentang kejadian yang dialaminya. Korban mengaku dipukul dengan besi oleh orang tidak dikenal, kemudian membawa kabur gelang emas yang masih dipakainya dengan total 10 mayam,” jelasnya. 

Lalu paginya, anak korban langsung mendatangi Polsek Kelayang untuk melaporkan kejadian yang dialami ibunya. 

Setelah menerima laporan, Kapolsek Kelayang, Iptu Zulmaheri, S.H., M.H berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Primadona, S.I.K., M.Si sekaligus minta backup penyelidikan.

Kamis, 22 Februari 2024, tim memanggil saksi AN, seorang perempuan muda untuk dimintai keterangannya di Polsek Kelayang. Sebab dia termasuk salah satu kerabat dekat korban. 

“Dari keterangan AN, terdapat beberapa kejanggalan yang menimbulkan kecurigaan,” kata AIPTU Misran. 

Motifnya melakukan pencurian untuk membeli handphone, membeli perhiasan emas, dan membayar hutang. Pelaku terjerat Pasal 365 KUHPidana (Pencurian dengan kekerasan) yang dapat dikenakan hukuman penjara maksimal 9 tahun.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index