PEKANBARU - Tim dari Balai Besar KSDA Riau bersama dengan WWF, Vesswic, Yayasan Tesso Nilo, RSF dan Hipam mengobati Dita, gajah liar yang sakit di Suaka Margasatwa Balai Raja, Rabu (8/11/17) kemarin.
Dita mengalami luka ditelapak kaki depan sebelah kiri. Ini merupakan pengobatan kedua setelah sebelumnya dilakukan pengobatan.
Pengobatan Dita diawali dengan melakukan pembiusan. Setelah terbius pengobatan segera dilakukan terhadap luka yang sudah mulai membaik.
Selain mengobati luka dibagian telapak kaki, Tim juga memberi Multivitamin penambah darah dan penguat otot. Pada pengobatan sebelumnya, Tim telah diambil sample darah Dita untuk dilakukan pemeriksaan general check up untuk mengetahui kondisi Dita secara menyeluruh.
Saat ini Tim sedang menunggu hasil laboratorium untuk dapat mengambil tindakan lebih lanjut.
Tim berharap, Dita segera pulih dan kembali berkumpul dengan kelompoknya di hutan Talang SM Balai Raja. (Rilis).
BBKSDA Obati Dita yang Sakit di SM Balai Raja
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Tim dari Balai Besar KSDA Riau bersama dengan WWF, Vesswic, Yayasan Tesso Nilo, RSF dan Hipam mengobati Dita, gajah liar yang sakit di Suaka Margasatwa Balai Raja, Rabu (8/11/17) kemarin.
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan Siang hingga Malam
Kamis, 30 April 2026 - 08:34:07 Wib Lingkungan
Kebakaran Lahan di Bangsal Aceh Dumai Padam, Pendinginan Terus Dilakukan
Rabu, 29 April 2026 - 19:34:52 Wib Lingkungan
BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Riau Hari Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang
Rabu, 29 April 2026 - 08:34:02 Wib Lingkungan
Riau Didominasi Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Malam
Selasa, 28 April 2026 - 08:24:41 Wib Lingkungan