PEKANBARU, RidarNews.com - Penerimaan pendaftaran siswa/siswi murid baru saat ini telah menggunakan sistem online. Kewenangan SMA/SMK sudah ditarik provinsi dari kabupaten/kota ini bisa lebih tertib pelaksanaannya, terlebih saat ini sudah menggunakan sistem online dan menghindari pungutan liar.
Demikianlah yang dikatakan anggota Komisi E DPRD Riau, Ade Hartati kepada wartawan, Senin, 3 Juli 2017.
Ade Hartati mengatakan, yang menjadi perhatian bersama bahwa SMA/SMK di Provinsi Riau ini standar pembiayaannya sesuai nasional belum terpenuhi. Karena Pemrov Riau baru bisa menambah bantuan operasional siswa Rp450 ribu per siswa pertahun, ditambah dana dari pusat Rp1,1 juta.
"Sementara standar minimal pelayanan itu di atas Rp2 juta bagi SMA, dan memang orang tua masih diberi tanggung jawab untuk membantu keuangan sekolah, karena pemerintah belum bisa memenuhi itu. Itu juga jadi PR kami di Komisi E agar nantinya biaya siswa SMA tersebut tidak lagi dibebankan pada orang tua tapi pada pemerintah daerah," kata Ade lagi.
Jadi, artinya sumbangan dari orang tua masih dibutuhkan di sekolah, akan tetapi Ade meminta sumbangan tersebut harus dibincangkan terlebih dahulu di tingkat komite sekolah dengan seluruh orang tua siswa, sehingga besar biayanya tidak memberatkan bagi yang tidak mampu.
"Saya berharap, sekolah bijaksana menyikapi hal ini agar tidak ada kegaduhan, harus dibincangkan secara persuasif, dan tidak sampai memberatkan, yang pasti anak-anak tidak terlantar dengan kebijakan tersebut," tegasnya.
Lebih lanjut, Ade berharap sekolah melakukan langkah persuasif untuk menyosialisasikan kebijakan yang akan diterapkan pada siswa baru yang akan masuk, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tersebut tidak terjadi. (rima)
Penerimaan Murid Baru, Hindari Pungli
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
anggota Komisi E DPRD Riau, Ade Hartati
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
UIR Gandeng Pemkab Pasaman Kembangkan Pendidikan dan Riset Daerah
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:45:10 Wib Pendidikan
UMRI Gelar Pengembangan Soft Skill bagi 345 Mahasiswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:42:54 Wib Pendidikan
MAN 1 Pekanbaru Gelar Temu Alumni, 150 Lulusan Kampus Top Beri Inspirasi Siswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Pendidikan
Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, UIR Buka Prodi S2 Pendidikan Jasmani
Selasa, 20 Januari 2026 - 17:39:56 Wib Pendidikan