Riau Siagakan 18 Posko Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:29:40 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat apel karhutla di Halaman Mapolda Riau, Senin (10/8/2026) - foto: mcr

iniriau com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI dan Polri memperkuat kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 18 posko dan tim Quick Response Force disiapkan untuk mempercepat penanganan jika ditemukan titik api.

Kesiapan tersebut ditegaskan dalam apel karhutla di Halaman Mapolda Riau, Senin (10/8/2026). Penanganan dilakukan dengan pola clusterisasi dan rayonisasi agar personel dapat segera bergerak sesuai wilayah tanggung jawab.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan setiap informasi titik panas harus segera diverifikasi. Jika ditemukan api, pemadaman awal harus dilakukan sebelum kebakaran meluas, terutama ke kawasan gambut.

“Peringatan dini harus segera diterjemahkan menjadi aksi dini,” ujarnya.

SF juga meminta data dari BMKG, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat disatukan untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, keberadaan 18 posko akan memudahkan pengerahan personel dan mempercepat respons terhadap laporan kebakaran.

“Kita tidak bisa bekerja sendirian. Kuncinya adalah terpadu,” tegasnya.**

Tags

Terkini