Pangkalankerinci, iniriau.com-Kemacetan kembali terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Antrian kendaraan cukup panjang karena diberlakukannya sistem buka tutup.
Kemacetan terjadi akibat proyek pembangunan box culvert di tengah jalan nasional itu dan badan jalan yang dipakai hanya separoh.
Padahal intensitas kendaraan yang melintas sangat tinggi serta jenis dan tonasenya berbeda-beda. Belum lagi kondisi jalan yang menurun dan tanjakan hingga menyulitkan pengendara.
"Sekarang macet panjang. Sistem buka tutup diberlakukan tapi kendaraan antri dari dua arah," tutur seorang warga, Andika Sarifudin (42), seperti dilansir dari tribunpekanbaru.com, Rabu (14/11/2018).
Kendaran mengular baik dari arah Pangkalan Kerinci ke Sorek maupun sebaliknya dari Sorek ke Pangkalan Kerinci. Kondisi kemacetan akan diperparah jika terjadi kecelakaan di lokasi antrian.
"Kemarin saya dua jam lebih mengantre di situ. Ada pulak mobil yang terbalik. Makanya makin parah macetnya," kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Rinto SSos.
Anggota dewan ini hampir setiap hari melintas antrean di titik pengerjaan Box Culvert tersebut.
Kemacetan ini sudah berlangsung selama dua pekan yang pastinya menganggu lalu lintas dan memberatkan pengendara.
Pengaturan buka tutup jalan memang dibantu oleh personel kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan maupun Polsek Pangkalan Kuras.
Masyarakat yang hendak dicapai berpergian dengan melintasi titik kemacetan di Desa Kemang sebaiknya mencari jalan alternatif jika tidak ingin terjebak antrean panjang berjam-jam. (irc/hrc)
Jalan Lintas Timur Macet Parah, Pengendara Harus Waspada
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pelalawan
Lurah Kerinci Barat Turun Tangan Tanam Aren, Dukung Pelalawan Sejuk
Kamis, 25 Juni 2026 - 18:11:05 Wib Pelalawan
Bupati Zukri Turun Tangan Atasi Kemacetan KM 83 Kemang, Perbaikan Jalan Dihentikan Sementara
Kamis, 25 Juni 2026 - 14:49:34 Wib Pelalawan
Pemkab Pelalawan Tebar 30 Ribu Bibit Patin di Kolam Area Kantor PUPR
Selasa, 23 Juni 2026 - 11:42:12 Wib Pelalawan
Bupati Zukri Pimpin Penanaman Aren Wujudkan Kota Hijau di Pangkalan Kerinci
Selasa, 23 Juni 2026 - 11:30:06 Wib Pelalawan