Usai Sasar Rumah Terduga Bandar Narkoba, Warga Panipahan Mengamuk di Karaoke

Usai Sasar Rumah Terduga Bandar Narkoba, Warga Panipahan Mengamuk di Karaoke
Aksi warga Panipahan di salah satu tempat karaoke (foto: Ss video sosmed)

iniriau.com, ROHIL - Setelah mengamuk di rumah yang diduga bandar Narkoba,  aksi unjuk rasa warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, berlanjut ke tempat karaoke, Sabtu (11/4/2026) sore. Aksi tersebut dipicu keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika dan praktik penyakit masyarakat di wilayah itu.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, menjelaskan bahwa ratusan warga awalnya berkumpul di Jalan Bersama, Kepenghuluan Teluk Pulai. Dari sana, massa bergerak menuju sebuah rumah yang diduga terkait jaringan peredaran narkoba dan sempat meluapkan aksi protes di lokasi tersebut.

“Setelah itu, massa melanjutkan pergerakan ke bangunan di Jalan Dharma yang kini digunakan sebagai tempat karaoke,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Setibanya di lokasi karaoke, situasi berubah memanas. Massa langsung melakukan pelemparan dan perusakan hingga berhasil masuk ke dalam bangunan.
Aparat dari Polres Rokan Hilir yang mendapat laporan segera turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Meski sempat terjadi ketegangan dan dorong-dorongan, petugas berhasil mencegah kericuhan meluas.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sekitar pukul 18.15 WIB, polisi memasang garis polisi di lokasi karaoke untuk kepentingan penyelidikan. Tak lama berselang, massa mulai membubarkan diri secara bertahap.

Kapolres menegaskan, pihaknya bersama unsur TNI dan pemerintah daerah langsung melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat guna meredam situasi.

“Saat ini kondisi di Panipahan sudah kondusif. Kami terus melakukan pemantauan serta deteksi dini untuk menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkasnya.
Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 87 personel Polri dikerahkan, dibantu 4 personel TNI AL dan 4 personel TNI AD.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index