iniriau.com, PEKANBARU – Pengendara sepeda motor perempuan yang mengalami kecelakaan di Flyover Pasar Pagi Arengka, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Korban sebelumnya dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta di kawasan Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kanit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru, Aipda Afdal Riski, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), insiden tersebut diduga merupakan kecelakaan tunggal.
“Dari hasil olah TKP sementara, diduga kecelakaan tunggal. Ditemukan adanya bekas gesekan di bagian pinggir fly over,” ujar Kanit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru.
Menurutnya, tanda gesekan tersebut mengindikasikan sepeda motor korban sempat mengenai pembatas sisi flyover sebelum akhirnya korban terjatuh. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi secara utuh.
Terkait identitas, hingga kini korban belum diketahui namanya. Polisi tidak menemukan dompet maupun kartu identitas saat pemeriksaan di lokasi maupun di rumah sakit.
“Identitas belum diketahui karena tidak ada tanda pengenal yang ditemukan. Kami juga mendalami kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan mengambil barang milik korban,” jelasnya.
Saat ini, jenazah korban masih berada di rumah sakit sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri perempuan dan menggunakan helm putih saat kejadian agar segera menghubungi pihak berwajib.
Kepolisian juga mengingatkan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi fly over, terutama dengan menjaga kecepatan dan konsentrasi berkendara guna menghindari kejadian serupa.**