Tragedi di Tualang, Seorang Lansia Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Anak

Tragedi di Tualang, Seorang Lansia Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Anak
Ilustrasi by antara

iniriau.com, SIAK – Suasana tenang di Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mendadak berubah duka pada Rabu (25/2/2026). Seorang perempuan lanjut usia berinisial IN (65) ditemukan meninggal dunia di kediamannya dengan luka berat di bagian kepala.

Peristiwa itu terungkap setelah warga sekitar mendengar keributan disertai teriakan dari dalam rumah korban pada siang hari. Merasa curiga, sejumlah warga mendatangi lokasi untuk memastikan keadaan. Saat masuk ke dalam rumah, korban sudah terbaring di lantai dalam kondisi bersimbah darah dan tidak sadarkan diri.

Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Perawang sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawanya dinyatakan tidak tertolong akibat luka serius yang dialami.

Dari informasi yang beredar di lingkungan sekitar, sebelum kejadian diduga terjadi pertengkaran antara korban dengan anak kandungnya, HF (36). Perselisihan itu disebut-sebut berkaitan dengan persoalan uang.

“Memang sempat terdengar ribut. Katanya ada masalah uang, tapi kami tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga menyebutkan, terduga pelaku kerap menunjukkan perilaku tidak stabil dan diduga memiliki kebiasaan menghirup lem. Kendati demikian, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Usai kejadian, HF sempat meninggalkan lokasi. Aparat dari Polsek Tualang bergerak cepat melakukan pencarian dan berhasil mengamankannya di wilayah Jalan Indah Kasih beberapa waktu kemudian.

Saat ini, terduga pelaku telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami kronologi serta motif pasti dalam peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.**

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index