iniriau.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan pembangunan 29 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026 kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Langkah ini ditempuh sebagai strategi memperkuat kawasan pesisir sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau, Indra Putra, mengatakan pengajuan tersebut merupakan hasil inventarisasi kebutuhan dari kabupaten/kota yang memiliki potensi perikanan cukup besar. Seluruh proposal telah disampaikan dan kini menunggu proses evaluasi di tingkat pusat.
“Kita berharap usulan ini bisa diakomodir tahun 2026. Jika belum, mudah-mudahan dapat dialokasikan pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.
Sebaran lokasi yang diajukan meliputi Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, serta Kota Dumai dan Pekanbaru. Penentuan titik didasarkan pada kesiapan lahan, potensi produksi perikanan, dan dukungan pemerintah daerah setempat.
Saat ini, Riau baru memperoleh satu titik pembangunan KNMP yang dibiayai melalui APBN. Proyek tersebut berada di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dan tengah dalam tahap pengerjaan fisik.
Indra menjelaskan, progres pembangunan di lokasi tersebut sudah berjalan dengan penyelesaian sejumlah fasilitas dasar seperti pagar kawasan, gapura, serta tangki penampungan air. Targetnya, seluruh pekerjaan konstruksi dapat dirampungkan pada pertengahan tahun ini.
Menurutnya, konsep KNMP dirancang sebagai kawasan terpadu berbasis perikanan tangkap yang mengintegrasikan sarana produksi, distribusi hingga pemasaran. Program ini juga mengedepankan pendekatan pemberdayaan masyarakat agar nelayan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi mampu mengembangkan usaha turunan yang bernilai tambah.
Fasilitas yang disiapkan dalam kawasan KNMP di antaranya tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pabrik es, bengkel nelayan, kios perbekalan, balai pertemuan, hingga sentra kuliner. Dengan dukungan infrastruktur tersebut, pemerintah berharap produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Riau dapat terus meningkat.**