Museum Media Siber Indonesia Mulai Dibangun, Jadi Penanda Penting HPN 2026

Museum Media Siber Indonesia Mulai Dibangun, Jadi Penanda Penting HPN 2026
Ketua SMSI Pusat Firdaus meletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia (foto:SMSI)

iniriau.com, SERANG — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menghadirkan tonggak baru bagi dunia jurnalistik nasional. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia di Serang, sebagai bentuk upaya pelestarian sejarah dan perkembangan pers digital di Indonesia.

Prosesi ini dihadiri pengurus pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), unsur pemerintah daerah, serta jajaran Dewan Pers. Kehadiran berbagai pihak tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peran pers siber di tengah era transformasi digital.

 

Peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia di Serang (foto:SMSI)

 

Ketua Umum SMSI Firdaus dalam kesempatan itu menegaskan pembangunan museum menjadi salah satu warisan penting HPN 2026 bagi dunia pers nasional.
“Pembangunan museum ini bukan sekadar proyek fisik. Kami ingin menghadirkan pusat edukasi dan literasi media yang bisa menjadi rujukan sejarah perjalanan pers siber Indonesia,” ujarnya.

Anggota Dewan Pers, Muhammad Jazuli, menilai keberadaan museum memiliki nilai strategis dalam menjaga kualitas dan etika jurnalistik di era digital. 

“Arus informasi digital berkembang sangat cepat. Museum ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi insan pers untuk tetap menjunjung etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, dan Yogi Hadi Ismanto menekankan pentingnya dokumentasi media digital secara sistematis agar dapat menjadi basis data sejarah pers nasional ke depan. 

“Kita membutuhkan pusat dokumentasi yang terstruktur. Museum ini nantinya bisa menjadi rujukan akademik, literasi publik, sekaligus penguatan ekosistem pers yang sehat dan terverifikasi,” ungkapnya.

Pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap pembangunan museum tersebut hingga tahap operasional. Kehadiran Museum Media Siber Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari sejarah perjalanan pers nasional.

Pembangunan museum ini menjadi salah satu agenda strategis HPN 2026, setelah sebelumnya dilakukan peresmian Monumen Media Siber Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bahwa HPN tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga melahirkan warisan nyata bagi perkembangan pers Indonesia.**

#Nasional

Index

Berita Lainnya

Index