iniriau.com, Bengkalis – Kapal Motor Layar (KLM) Prima Setia No.1033/Ia GT 170 yang mengangkut sembako dan barang kelontong mengalami kecelakaan laut hingga tenggelam di perairan Pantai Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Jumat (23/1/2026).
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, insiden tersebut dipicu cuaca ekstrem berupa ombak tinggi dan angin kencang. Akibatnya, lambung bawah kapal pecah dan kapal tidak mampu bertahan.
“Kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WIB dan kapal akhirnya terdampar di perairan Desa Sepahat sekitar pukul 11.00 WIB,” ujar Kapolres.
Kapal yang dinakhodai Wardi (59) itu membawa tujuh orang awak. Seluruh kru berhasil selamat setelah sempat mengapung berjam-jam di laut sebelum dievakuasi nelayan setempat.
Berdasarkan data kepolisian, kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, Kamis (22/1/2026) sore dengan tujuan Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Namun di perairan Selat Morong, Kecamatan Rupat, kapal diterjang cuaca buruk hingga mesin mati total dan komunikasi terputus.
“Kapal sempat mengirimkan sinyal permintaan bantuan melalui radio, namun kehilangan kendali dan terombang-ambing hingga akhirnya pecah dan tenggelam,” jelas AKBP Fahrian.
Muatan kapal dilaporkan berserakan dan hanyut ke pesisir. Warga sekitar sempat mengambil barang yang terbawa ombak ke darat. Meski demikian, nakhoda kapal menyatakan mengikhlaskan muatan tersebut sebagai bentuk terima kasih atas pertolongan warga.
Saat ini, seluruh awak kapal masih berada di Desa Sepahat sambil menunggu penjemputan dari pihak pengurus kapal yang datang dari Selatpanjang.**