Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah

Membludak, RSD Madani Pekanbaru Segera Tambah 20 Unit Mesin Cuci Darah
Direktur RSD Madani Pekanbaru, Adi Darma usai menghadiri undangan Komisi III DPRD Pekanbaru. (Foto: Ratih)

Iniriau.com, Pekanbaru - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu layanan yang menjadi fokus pengembangan adalah layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah.

Direktur RSD Madani Pekanbaru, Ir Adi Darma, menyampaikan bahwa layanan cuci darah yang baru diluncurkan pada November 2025 lalu ternyata mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Bahkan, hingga saat ini seluruh mesin HD yang tersedia sudah terpakai penuh.

“Layanan cuci darah ini baru kita launching November kemarin, dan sampai hari ini selalu penuh. Bahkan kami sudah membuka layanan shift sore karena tingginya kebutuhan pasien,” kata Adi Darma.

Melihat tingginya kunjungan masyarakat, RSD Madani berencana menambah jumlah mesin cuci darah di tahun 2026. Dimana, penambahan direncanakan sebanyak 20 unit mesin HD.

“Ke depan kita akan menambah 20 mesin lagi, sehingga sekali layanan bisa melayani hingga 20 pasien. Ini bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Adi Darma menegaskan, peningkatan layanan menjadi prioritas utama RSD Madanin meskipun masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan anggaran dan administrasi.

Namun demikian, ia memastikan dukungan dari Komisi III DPRD Pekanbaru dan Pemerintah Kota Pekanbaru terus mengalir untuk pengembangan rumah sakit daerah tersebut.

“Terlepas dari persoalan anggaran dan kendala yang ada, pelayanan kepada masyarakat tetap yang utama. Dukungan DPRD dan pemerintah daerah sangat besar agar Rumah Sakit Madani bisa semakin maju,” tambahnya.

Dengan penguatan layanan cuci darah dan penambahan mesin HD, RSD Madani diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang semakin dipercaya masyarakat Kota Pekanbaru, sekaligus mengurangi ketergantungan pasien pada rumah sakit swasta.**

 

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index