Intervensi Stunting di Parit Aman, Wabup Rohil Ingatkan Ibu Fokus Urus Balita

Intervensi Stunting di Parit Aman, Wabup Rohil Ingatkan Ibu Fokus Urus Balita
Wakil Bupati Rohil Sulaiman menghadiri intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024 di Parit Aman (foto: istimewa)

iniriau.com, ROHIL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melakukan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024 ini di semua posyandu Se-Kabupaten Rokan Hilir. Seperti di Kecamatan Bangko kegiatan Intervensi serentak dipusatkan di Kepenghuluan Parit Aman yang dihadiri langsung Wakil Bupati Rohil, H. Sulaiman, SS, Sabtu (8/6/2024).

Wabup Rohil Sulaiman dalam arahannya meminta supaya seluruh ibu dapat menjaga serta membesarkan balita dengan baik dan senantiasa memperhatikan kesehatan terhadap balita agar tidak terkena kasus stunting. Mengingat masih banyak orang tua yang tidak paham seperti apa ciri anak stunting.

"Saya minta para ibu dapat memperhatikan kesehatan balitanya, sekarang ini orang-orang disibukan dengan Hp, jangan sampai saat menyusui atau memberi makan bayi, para ibu sibuk pula sambil main Hp. Harus perhatikan betul balita kita, bila menyusui fokus begitu pula saat memberi mereka makan," pinta Sulaiman.

Diterangkannya, stunting adalah salah satu faktor yang menyebabkan tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Anak dapat dianggap mengalami stunting jika berat badan dan tinggi badannya telah diukur serta hasilnya tidak sesuai, atau berada di bawah rata-rata standar .

"Kita berharap gerakan intervensi serentak pencegahan stunting ini dapat menurunkan kasus stunting di Rohil. Dan untuk Bumil, bayi dan balita diharapkan dapat rutin datang ke posyandu untuk melakukan penimbangan dan pengukuran, pemeriksaan kesehatan dan pemberian imunisasi lengkap serta asupan gizi tambahan pada anak, sehingga perkembangan kesehatan anak dapat dideteksi," harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Rohil melalui Kabid. Kesmas, Sri Rezeki Nasution, SKM mengatakan bahwa  pelaksanaan Intervensi pencegahan stunting serentak Tahun 2024 di Kepenghuluan Parit Aman Kecamatan Bangko untuk mendorong percepatan penurunan stunting.

"Diharapkan cakupan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kita dapat berperan aktif dalam melakukan pencegahan stunting dengan memberikan pelayanan kesehatan di posyandu maupun di wilayah kerja puskesmas masing-masing," harapnya.

Dalam pencegahan stunting, dikatakan Sri Rezeki Nasution, semua pihak terkait melalui lintas program dan lintas sektor di libatkan sehingga satu dengan lainnya dapat berkoordinasi dalam gerakan pencegahan dan penurunan kasus stunting di Rohil.

Penanggung jawab Posyandu Cempaka Parit Aman Kecamatan Bangko, Mawaddah dari Puskesmas Bagansiapiapi mengatakan bahwa kegiatan posyandu Cempaka Jalan Bintang Kepenghuluan Parit Aman setiap tanggal 2. Disini dilakukan penimbangan berat bandan terhadap balita, bayi dibawah satu tahun.

Selain itu  juga dilakukan pengukuran tinggi dan imunisasi BCG, DPT, IPV, Campak, tetes Polio, Boster dan campak usia lanjutan.

"Posyandu ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan pencegahan stunting. Diantaranya dengan melakukan pemeriksaan rutin dapat diketahui dari grafik timbangan BB anak dan tinggi badan pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jadi dari grafik Kartu Menuju Sehat (KMS) dapat terlihat seorang anak mengalami peningkatan kesehatan atau mengalami gejala stunting," terang Mawaddah.

Selain dihadiri Wakil Bupati juga dihadiri Kepala DP3AP2KB Kabupaten Rohil, Wiwik Sagita, perwakilan Bappeda, Plt.Kabid Kesmas Dinkes Rohil Sri Rezeki Nasution, Plt.Camat Bangko Iswandi Putra serta Pj Penghulu Parit Aman, Syaiful Abdul Khaliq, Babinsa Parit Aman dan hadirin lainnya.**
 

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index