Pasokan Cabai Merah dan Beras Asal Sumbar ke Pekanbaru Terhenti

Pasokan  Cabai Merah dan Beras Asal Sumbar ke Pekanbaru Terhenti
Ilustrasi cabai merah asal Sumbar (foto: net)

iniriau.com, PEKANBARU - Akibat banjir di Sumatera Barat mempengaruhi harga bahan pangan di Pekanbaru. Diantaranya harga cabai merah mulai naik menjadi Rp70 ribu perkilogram karena terhentinya pasokan dari provinsi tetangga tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin. Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan para pedagang cabai merah di pasar induk. Mereka mengakui harga cabai merah asal Sumbar memang melonjak pasca bencana yang terjadi akhir pekan kemarin.

Kondisi ini terjadi karena pasokan cabai merah dari Sumatera Barat terhenti sementara pada awal pekan ini. Namun harga cabai merah medan tidak berpengaruh karena pasokannya masih aman.

"Kalau cabai dari medan masih aman, yang terkendala cabai dari Sumbar. Distribusi dengan adanya ruas jalan putus," ucapnya baru-baru ini.

Untuk itu Disperindag Kota Pekanbaru akan mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan pasca banjir bandang di Provinsi Sumatera Barat. Diantaranya  cabai merah, sayur segar dan beras.

"Untuk kebutuhan komoditi pangan yang lain, suplai juga terganggu sehingga harga naik," akunya.

Mantan Camat Rumbai mengaku pihaknya bakal mengambil langkah antisipasi yakni memasok bahan pangan dari luar Sumbar. Ia mencontohkan untuk beras bisa didatangkan dari Lampung dan Palembang walau jenisnya berbeda dari beras Sumbar.

“Tapi pilihan tetap ada, kalau beras Sumbar bakal berdampak, maka kita coba cari solusinya,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan bahwa pemerintah tidak tidak diam dengan kondisi ini. Ia pun berharap kondisi jalur transportasi orang dan bahan pangan segera normal.**

 

#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index