Sudah 82,3 Persen JCH Riau Lunasi Bipih Tahun 2024

Sudah 82,3 Persen JCH Riau Lunasi Bipih Tahun 2024
Ilustrasi -net

iniriau.com, PEKANBARU - Sebanyak 4.192 jemaah haji Provinsi Riau telah melakukan pelunasan Biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) reguler 1445 H /2024 M. Dimana pelunasannya telah berakhir pada 23 februari 2024 kemaren.
 

Pelaksana tugas (Plt)  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Drs H Syahrudin, M Sy mengatakan total ada  4.192 jemaah haji Provinsi Riau yang telah melakukan pelunasan pada tahap pertama ini.
 

"23 februari ini merupakan hari terakhir pelunasan biaya perjalanan ibadah haji. Untuk Provinsi Riau sebanyak 4.192 jemaah sudah melakukan pelunasan atau 82.3 persen dengan rincian jemaah lunas urut porsi dan lansia 2024 sebanyak 4.111, jemaah lunas tunda sebanyak 81, dan jemaah cadangan 912,"ujarnya, Jumat (23/2/2024).
 

Dimana jemaah yang sudah melakukan pelunasan diantaranya Kota Pekanbaru 834 jemaah, Bengkalis 353 Jemaah, Siak 231 jemaah, Pelalawan 273 jemaah dan Indragiri Hulu 190 jemaah. Kemudian  Indragiri Hilir 529 jemaah, Rokan Hulu 368 jemaah, Rokan Hilir 217 jemaah, Dumai 234 jemaah, Kampar 661 Jemaah dan Kuansing 219 jemaah serta Kep. Meranti 83 Jemaah.

Syahrudin juga mengatakan pemerintah juga akan membuka pelunasan tahap kedua pada tanggal 13 - 27 Maret 2024.

Menurutnya, dibukanya pelunasan tahap ke dua nanti tanggal 13 - 26 Maret, untuk pelunasan tahap kedua ini diperuntukkan bagi jamaah yang mengalami gagal sistem di pelunasan tahap pertama , termasuk yang kesehatan nya masih dievaluasi yang belum keluar istithaahnya itu diangap sebagai gagal sistem, yang kedua untuk penggabungan mahram, seperti untuk menyatukan suami istri yang terpisah atau antara anak dan orang tua nya, yang ketiga untuk pendamping lansia, yang lansia itu tidak akan dapat berangkat kecuali dengan pendamping serta pendamping disabilitas.
 

Lebih lanjut Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau ini menjelaskan bahwa pada tahap kedua ini jemaah yang dikategorikan gagal sistem dan evaluasi kesehatan harus terdaftar dan dientry pada sistem pendaftaran haji.
 

"Jika tidak termasuk dalam kategori gagal sistem dan evaluasi kesehatan, tidak bisa melakukan pelunasan pada tahap kedua. Karena untuk yang gagal sistem pun harus dilakukan pendaftaran atau entry dalam sistem. Tahap kedua bukan lagi pelunasan biasa seperti ditahap pertama, tetapi betul betul yang termasuk dalam kategori gagal sistem yang dilakukan pendaftaran selama masa tenggang antara tgl 24 februari - 12 maret," tutup Syahrudin.

Ia juga menjelaskan bahwa Sebagaimana data dari Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah jumlah jemaah haji Provinsi Riau tahun 1445 H / 2024 M berjumlah 5.273 porsi.**
 

 

#Pemprov Riau

Index

Berita Lainnya

Index