PEKANBARU - Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang berada di jalan labersa akan dibersihkan.
Selama ini, keberadaan sampah dikeluhkan warga menggunung dan menebarkan bau. Aksi bersih-bersih dilaksanakan oleh camat Bukitraya, Masykur Tarmizi bersama warga yang berjumlah 45 orang, Minggu (8/10/2017).
Camat Masykur Tarmizi mengatakan gunungan sampah itu merupakan persoalan lama dan sudah beberapa kali melakukan pembersihan. Pihaknya sudah sering menggelar sosialisasi agar warga tidak membuang sampah sembarang tempat.
"Hari Minggu pagi ini, kita akan bersama warga membersihkan lokasi sampah ini. Kita akan pasangi plang dan spanduk larangan membuang sampag disini," ujar Masykur Tarmizi.
Dikatakannya lagi, ada 60 pohon yang ditanam. Terdiri dari 30 pohon mahoni dan 30 pohon batang.
“ Harapan kita, jangan ada yang buang sampah lagi disini, namun jika masih ditemukan akan diserahkan kepada OPD teknis untuk ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tutup Masykur Tarmizi. (rima)
Jika Ada Buang Sampah, Langsung Ditindak
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Aksi bersih-bersih Tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang berada di jalan labersa dibersihkan oleh camat Bukitraya, Masykur Tarmizi bersama warga yang berjumlah 45 orang, Minggu (8/10/2017).
Pilihan Redaksi
IndexGelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
BBKSDA Riau Evakuasi Anak Harimau Sumatera yang Resahkan Warga
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:30:07 Wib Lingkungan
BMKG Catat 142 Titik Panas di Riau, Terbanyak di Pelalawan dan Inhu
Kamis, 12 Maret 2026 - 10:59:00 Wib Lingkungan
Suhu Riau Capai 34 Derajat, Hujan Ringan Berpotensi di Rohil dan Bengkalis
Rabu, 11 Maret 2026 - 09:04:50 Wib Lingkungan
Langit Riaui Cerah Berawan, Gelombang Laut Kategori Rendah
Selasa, 10 Maret 2026 - 11:42:16 Wib Lingkungan