BENGKALIS - Menurut Kemendiknas buta aksara perempuan di Indonesia berjumlah 4.936.420 jiwa dan laki-laki sebanyak 2.816.207 jiwa.
Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, di wakili Asisten Administrasi dan Pembangunan, H. Heri Indra Putra, ketika Launcing Program Pendidikan Buta Aksara yang ditaja Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Bantani, di Halaman Kantor Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kamis (28/9/17).
H Heri mengatakan, tingginya buta aksara di kalangan perempuan disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya nilai sosial dan budaya serta kultur patriarkal atau laki-laki mempunyai kedudukan lebih tinggi dibandingkan perempuan.
Sehingga situasi ini berpengaruh bagi perempuan untuk sulit menjangkau pendidikan dan akhirnya memilih untuk berhenti sekolah.
Selanjutnya, Terang Heri, kaum perempuan lebih dominan menikah di usia muda, sebagai tuntutan ekonomi keluarga di bandingkan laki-laki.
“Kondisi ini sangat menyedihkan, mengingat peran penting keaksaraan bagi manusia, terutama perempuan yang menepati jumlah terbesar. Apalagi penduduk dewasa yang menjadi buta aksaranya,” ungkap Heri.
Lebih lanjut Asisten II ini menjelaskan, tingginya tingkat buta aksara di kalangan perempuan berdampak terhadap pembangunan manusia, pengembangan kesehatan dan pendidikan terhadap anak serta peningkatan kesejahteraan bangsa.
Sebagaimana kita ketahui, imbuhnya, semakin banyak ibu dewasa yang buta aksara, jumlah kematian ibu melahirkan dan bayi makin tinggi. Hal ini dikarenakan minimnya informasi dan pengetahuan yang di miliki.
Tak heran bila Indonesia menepati nomor 3 terbesar dalam angka kematian ibu melahirkan di Asia Tenggara.
“Dengan adanya program ini, nantinya diharapkan menjadi pemicu terutama kaum perempuan, karena perempuan yang melek aksara memiliki peran penting untuk mengurangi ketimpangan gender, serta perempuan lebih mampu berpartisipasi dan aktif dalam pengembangkan diri di pergaulan,” ujar Heri, berharap.
Turut hadir dalam peluncuran Program Pendidikan Buta Aksara, Kepala Desa Bantan Timur, Sani, Sekretaris Kecamatan Bantan, Jundi Mustari, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Hj Martini, Ketua PKBM Al Bantani Kecamatan Bantan, Ruliono.***
sumber: Humas Bengkalis
Alamak....Kaum Hawa Tertinggi Buta Aksara di Dunia
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Teks foto: Asisten Administrasi Pembangunan H Heri Indra menyerahkan seperangkat alat tulis dan buku bacaan kepada peserta Pendidikan Buta Aksara, Kamis (28/9/2017). (foto: Humas Bengkalis)
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
UIR Gandeng Pemkab Pasaman Kembangkan Pendidikan dan Riset Daerah
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:45:10 Wib Pendidikan
UMRI Gelar Pengembangan Soft Skill bagi 345 Mahasiswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:42:54 Wib Pendidikan
MAN 1 Pekanbaru Gelar Temu Alumni, 150 Lulusan Kampus Top Beri Inspirasi Siswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Pendidikan
Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, UIR Buka Prodi S2 Pendidikan Jasmani
Selasa, 20 Januari 2026 - 17:39:56 Wib Pendidikan