JAKARTA - Pemerintah tengah berupaya menertibkan organisasi masyarakat yang bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945 dan Pancasila. Hal itu dikatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Tito menyebut, terkait sikap itu, Polri pasti akan mendukung langkah pemerintah. Seperti yang dilakukan kepada Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sambungnya, pihaknya akan mencarikan datum beserta informasi kegiatan dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45.
"Peran daripada Polri adalah memberikan informasi, fakta, dan datum tentang kegiatan-kegiatan HTI yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Ini faktanya baik melalui pernyataan-pernyataan dan kegiatan lapangan yang sudah kami dapatkan," ujarnya di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Senin (8/5/2017).
Disinggung apakah pembubaran HTI sebagai batu loncatan membubarkan Front Pembela Islam (FPI), dia tidak menampik ataupun membenarkannya. Meski begitu, lanjutnya, organisasi kemasyarakatan yang bertentangan dengan UUD 45 dan Pancasila pasti akan dibubarkan satu per satu.
"Satu, satu dulu. Nanti yang lain," tutupnya. (Mg4)
Sumber: JPNN/riaupos.co
Setelah HTI Dibubarkan
Tanggapan Kapolri soal Wacana Pembubaran FPI
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Dilantik Prabowo, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri
Kamis, 01 Oktober 2026 - 21:21:58 Wib Nasional
Prabowo Kirim Surpres, Suyudi Diusulkan Gantikan Kapolri Listyo Sigit
Kamis, 01 Oktober 2026 - 10:23:14 Wib Nasional
MRP Serahkan Keputusan Pemekaran Papua Utara ke DPR RI
Rabu, 30 September 2026 - 09:07:00 Wib Nasional
Dukung Gagasan Prabowo, Yuddy Dorong Sekolah Negeri Gratis Mulai 2027
Jumat, 25 September 2026 - 08:43:00 Wib Nasional