JAKARTA - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, membantah telah mengomentari membanjirnya kiriman karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Hidayat.
"Tadi pagi saya diperlihatkan oleh Sofjan dan Uceng yang menyatakan bahwa saya mengatakan daripada kirim bunga lebih baik kasih ke anak yatim apa gunanya bunga-bunga sepanjang jalan itu khan. Kapan saya ngomong itu?" kata Kalla, di kantornya di Jakarta, Jumat.
"Saya tidak pernah merasa ngomong begitu," lanjut dia.
Beberapa waktu lalu, beredar gambar Kalla dengan imbuhan tulisan ketidaksetujuannya tentang kiriman aneka karangan bunga ke Balai Kota Jakarta untuk Purnama-Hidayat itu.
Namun hal itu dibantah keras oleh Kalla. "Baru tadi pagi terkejut membaca itu, seakan-akan saya memberikan komentar padahal saya tidak pernah mengomentari mengenai bunga-bunga terkecuali bunga bank, saya selalu minta untuk turun," kata dia seperti dilansir kantor berita antara.
Alih-alih tidak setuju, dia berpendapat bahwa karangan bunga itu memberikan keuntungan bagi para pemilik toko dan pengrajin bunga. "Setidaknya, banyak pengrajin bunga yang dapat kerjaan baik, itulah suatu contoh belum lagi yang lain," kata dia.
Menurut Wapres, gambar yang beredar di media sosial tersebut merupakan contoh kecil berita bohong alias fake news yang menimpa dia. (*)
Jusuf Kalla Bantah Komentari Bunga untuk Basuki Purnama-Djarot Hidayat
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Wakil Presiden, Jusuf Kalla,
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Nasional
Dilantik Prabowo, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri
Kamis, 01 Oktober 2026 - 21:21:58 Wib Nasional
Prabowo Kirim Surpres, Suyudi Diusulkan Gantikan Kapolri Listyo Sigit
Kamis, 01 Oktober 2026 - 10:23:14 Wib Nasional
MRP Serahkan Keputusan Pemekaran Papua Utara ke DPR RI
Rabu, 30 September 2026 - 09:07:00 Wib Nasional
Dukung Gagasan Prabowo, Yuddy Dorong Sekolah Negeri Gratis Mulai 2027
Jumat, 25 September 2026 - 08:43:00 Wib Nasional