PEKANBARU - Kota Pekanbaru sampai kini masih rawan terjadi banjir. Tapi sayang, anggaran untuk penanganan khusus banjir tidak disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Komdisi ini pula membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru tidak dapat berbuat banyak. Anggaran yang ada di instansi itu hanya anggaran operasional pembersihan drainase.
"Itupun jumlahnya tidak banyak. Hanya sekitar Rp300 juta untuk satu tahun," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun di Pekanbaru, Senin (20/3/2017).
Ditanya solusi lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi genangan air yang semakin banyak, Zulkifli menyebut perlu dipikirkan bersama. Sebab rencana Pemko Pekanbaru untuk merealisasikan pembangunan waduk juga belum dapat terpenuhi karena sulitnya memperoleh lahan kosong.
"Masalah banjir ini Pemko sudah mencanangkan penambahan waduk," sebutnya.
Seperti diketahui, beberapa titik yang sering digengani air seperti, Jalan Durian simpang Jalan Meranti, Jalan Soebrantas, Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Arengka persimpangan pasar pagi.
sumber: riauterkini.com
Pemko Pekanbaru tak Punya Anggaran Penanggulangan Banjir
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun (foto: internet)
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Karhutla Landa Tiga Daerah di Riau, Seluruh Titik Api Dipadamkan
Ahad, 25 Januari 2026 - 18:56:10 Wib Lingkungan
FABEM Riau Sampaikan Aspirasi Hak Masyarakat ke Agrinas Palma Nusantara
Ahad, 25 Januari 2026 - 14:35:11 Wib Lingkungan
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Riau
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:42:50 Wib Lingkungan