PEKANBARU, – Pipiet Senja belum lelah berbagi ilmu dan semangat dalam menulis bagi generasi muda. Penulis kondang dan produktif berusia 61 tahun itu ‘’memprovokasi’’ sekitar 70 santriwati/guru SMA Babussalam agar berani menulis sejak dini.
‘’Jangan pernah menyerah, harus bermental baja. Mari kita jadi orang-orang hebat. Berkarya untuk umat dan tanah air kita. Tapi jangan menulis hal-hal yang menyesatkan karena nanti akan dipertanggungjawabkan,’’ ujar penulis nasional yang sudah merilis 192 judul buku tersebut kepada wartawan, Selasa (13/3/17).
Pelatihan ini merupakan program dari Gerakan Santri Menulis yang sudah dilakoninya selama 10 tahun terakhir dengan berkeliling ke seluruh Indonesia. Di Pesantren Babussalam kegiatan ini disebut Kelas Menulis dengan Hati bersama Pipiet Senja yang mengambil tema Mental Baja Penulis. Turut hadir Drs H Imran Effendy Hasibuan MA, Kepala SMA Babussalam/Direktur Pendidikan Ponpes Babussalam, Drs H Mahfuz Ihsan, dan Dra Hj Yurniwati, M.Pd.
Selain mendapatkan pencerahan dan kiat-kiat menjadi penulis, para santriwati juga harus praktik langsung dengan membuat cerita pendek. Setelah diperiksa oleh Pipiet Senja, maka delapan santriwati dengan karya terbaik mendapatkan hadiah buku karya Pipiet Senja. Ahad depan Pipiet Senja kembali memberi pelatihan di Pesantren Babussalam.
‘’Saya bingung juga milihnya karena banyak yang bagus-bagus. Banyak yang berpotensi jadi penulis bagus. Untuk itu saya sarankan terus menulis, manfaatkan mading, buat blog dan sebagainya. Karena penulis itu harus promosikan karyanya,’’ harap Pipiet.(riaupos.co)
Semangat Santriwati Babussalam Jadi Penulis
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
FOTO BERSAMA: Pipiet Senja (enam dari kiri) foto bersama pimpinan dan santriwati Babussalam yang mendapat hadiah buku, belum lama ini
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
UIR Gandeng Pemkab Pasaman Kembangkan Pendidikan dan Riset Daerah
Kamis, 22 Januari 2026 - 18:45:10 Wib Pendidikan
UMRI Gelar Pengembangan Soft Skill bagi 345 Mahasiswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:42:54 Wib Pendidikan
MAN 1 Pekanbaru Gelar Temu Alumni, 150 Lulusan Kampus Top Beri Inspirasi Siswa
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Pendidikan
Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, UIR Buka Prodi S2 Pendidikan Jasmani
Selasa, 20 Januari 2026 - 17:39:56 Wib Pendidikan