Kabar Bahagia dari Tesso Nilo, Ria Lahirkan Bayi Gajah Betina

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:56:30 WIB
Gajah Ria bersama bayi betina yang baru dilahirkannya (foto:Ss video FB btn Tesso Nilo)

iniriau com, PEKANBARU – Suasana bahagia  menyelimuti Camp Elephant Flying Squad di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo setelah seekor anak Gajah Sumatera lahir dengan selamat pada Rabu (10/6/2026) dini hari. Kelahiran bayi gajah betina itu menjadi kabar menggembirakan di tengah upaya pelestarian satwa langka yang kini berstatus kritis.

Anak gajah tersebut lahir dari induk bernama Ria, gajah jinak berusia sekitar 55 tahun. Bayi itu merupakan anak kelima Ria selama berada di kawasan konservasi TNTN, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Momen kelahiran pertama kali diketahui mahout atau pawang gajah, Erwin Daulay, sekitar pukul 07.30 WIB saat hendak membawa Ria menuju area penggembalaan. Setibanya di lokasi, Erwin mendapati Ria sudah berdiri bersama bayi gajah yang baru lahir lengkap dengan ari-arinya.

Erwin mengaku sangat terharu melihat proses kelahiran tersebut. Ia bahkan sempat menitikkan air mata karena tidak menyangka Ria melahirkan hari itu.

“Saya benar-benar tidak percaya. Sebelumnya hasil USG juga belum terlihat jelas, tiba-tiba pagi ini Ria sudah melahirkan dengan selamat. Saya sampai menangis saat pertama kali melihat anaknya, apalagi bayi yang lahir berjenis kelamin betina,” ujarnya.

Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro mengatakan bayi gajah diperkirakan lahir menjelang subuh. Setelah menerima laporan dari mahout, tim dokter hewan langsung melakukan pemeriksaan terhadap induk dan anak gajah tersebut.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi sehat, aktif bergerak, tidak ditemukan cacat fisik, dan sudah mampu menyusu secara normal,” jelas Heru.

Dari pemeriksaan awal, bayi gajah itu memiliki tinggi sekitar 93 sentimeter dan panjang badan mencapai 104 sentimeter dengan suhu tubuh dalam kondisi normal. Saat ini tim medis bersama mahout masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap induk maupun anak gajah guna memastikan kondisi keduanya tetap stabil.

Heru menambahkan, kelahiran ini menjadi bukti pentingnya kawasan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai habitat utama Gajah Sumatera di Riau. Dalam beberapa tahun terakhir, Camp Elephant Flying Squad tercatat berhasil mendukung sejumlah kelahiran gajah melalui perkembangbiakan alami.**

Tags

Terkini