BNN Sebut Anak Pejabat di Riau Positif Ganja Diduga akibat Paparan Asap di THM

Jumat, 29 Mei 2026 | 12:15:06 WIB
Ilustrasi by halodoc

iniriau.com, PEKANBARU – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru memberikan penjelasan terkait hasil tes narkoba terhadap seorang pemuda berinisial AF, anak salah satu kepala daerah di Riau, yang dinyatakan positif ganja usai terjaring razia di tempat hiburan malam.

Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Pol Wawan mengatakan, AF tidak terbukti mengonsumsi ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Menurut hasil asesmen dan pemeriksaan yang dilakukan, AF diduga terpapar asap ganja saat berada di dalam toilet bersama dua orang lain yang sedang menghisap ganja.

“Yang bersangkutan tidak memakai ganja secara aktif. Dari hasil pendalaman, dia masuk ke toilet saat ada dua orang lain sedang menghisap ganja di dalam ruangan tersebut,” kata Wawan.

Ia menjelaskan, kondisi ruangan yang tertutup diduga membuat AF ikut menghirup asap ganja sehingga memengaruhi hasil tes urine.

Untuk memastikan kemungkinan tersebut, BNNK Pekanbaru juga meminta pendapat medis dari dokter spesialis paru. Hasilnya, paparan asap ganja secara pasif memang memungkinkan seseorang dinyatakan positif narkoba.

Dokter spesialis paru dr Indra Yopi menyebutkan, asap ganja yang terhirup di ruangan minim ventilasi dapat masuk ke saluran pernapasan orang lain meski tidak ikut mengonsumsi secara langsung.

“Kasus seperti ini bisa saja terjadi, apalagi jika berada di tempat tertutup seperti toilet atau mobil dengan sirkulasi udara yang buruk,” jelasnya.

Ia menambahkan, zat dari asap ganja dapat bertahan dalam tubuh dalam rentang waktu tertentu. Pada pemeriksaan urine, hasil positif dapat muncul hingga sekitar dua minggu setelah paparan.

Berdasarkan asesmen terpadu yang melibatkan tim medis dan tim hukum, AF dinyatakan tidak berkaitan dengan jaringan narkotika. BNNK Pekanbaru memutuskan AF menjalani rehabilitasi rawat jalan.

Diketahui, razia narkoba yang dilakukan aparat di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru itu menjaring 13 orang yang dinyatakan positif etomidate. Tiga orang di antaranya juga terdeteksi positif ganja.**

Tags

Terkini