Polisi Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan di Kampung Dalam

Selasa, 26 Mei 2026 | 20:22:52 WIB
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru memusnahkan berbagai jenis narkotika hasil pengungkapan kasus di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan (foto: Polresta Pekanbaru)

iniriau.com, PEKANBARU – Upaya pemberantasan narkotika terus digencarkan jajaran Polresta Pekanbaru. Selasa (26/5/2026), Satresnarkoba Polresta Pekanbaru memusnahkan berbagai jenis narkotika hasil pengungkapan kasus di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 791 butir pil ekstasi, 198,13 gram sabu, serta 45 butir pil happy five. Pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan dan menghancurkan barang haram tersebut menggunakan blender di hadapan aparat penegak hukum dan pihak terkait.

Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, mengatakan barang bukti itu berasal dari penangkapan seorang pria berinisial RS (41). Tersangka diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Pekanbaru.

“Barang bukti dimusnahkan setelah proses penyisihan untuk laboratorium dan pembuktian di persidangan selesai dilakukan,” ujar Noki.

Menurutnya, pengungkapan kasus bermula dari temuan narkotika yang disembunyikan di pinggir jalan kawasan Kampung Dalam. Dari hasil penyelidikan lanjutan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap RS.

Saat diperiksa, tersangka mengakui seluruh narkotika tersebut adalah miliknya. Polisi juga menemukan modus yang digunakan pelaku untuk menyembunyikan barang bukti, yakni dengan menanam sabu dan pil ekstasi di dalam tumpukan pasir agar tidak mudah ditemukan petugas.

Diduga, narkotika itu sengaja disimpan sementara sebelum diedarkan kembali kepada pembeli.
Kini tersangka telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Satresnarkoba Polresta Pekanbaru juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Polisi mengimbau masyarakat ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.**

Tags

Terkini