Iniriau.com, Jakarta - Musim kampanye untuk pemilihan presiden (pilpres) sudah berlangsung dan kedua pasangan calon (paslon) telah mengumumkan janji-janjinya ketika nanti terpilih sebagai Kepala Negara.
Seperti Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Mar’uf Amin telah mengumkan mengenai tiga kartu `sakti’. Salah satunya adalah Kartu Pra-Kerja.
Kartu ini, nantinya akan dibagikan kepada lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur. Dengan kartu ini, para lulusan SMK akan mendapatkan gaji dari pemerintah dan pelatihan-pelatihan kerja dalam rangka meningkatkan skill.
Dengan ada komponen gaji, banyak kalangan yang menilai kebijakan tersebut terlalu populis dan hanya membebani APBN. Bahkan, program tersebut kontraproduktif dengan prioritas pemerintah yang mau menggarap pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menilai kebijakan tersebut tidak efektif dalam menekan pengangguran khususnya lulusan SMK dan setingkatnya.
"Jadi yang lebih urgent dilakukan oleh pemerintah semestinya mendorong penyediaan lapangan kerja formal sebanyak-banyaknya, khususnya untuk bisa menyerap penganggur muda yang persentasenya paling tinggi ini," kata Faisal saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (5/3/2019).
Kata Faisal, lebih efektif jika pemerintah membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk menyerap lulusan SMK yang masih menganggur.
Peneliti dari INDEF Bhima Yudhistira mengatakan, kebijakan Capres Petahana yang populis tersebut hanya menjadi disinsentif bagi masyarakat yang ingin mencari pekerjaan.
"Kalau populis dilanjutkan akan menjadi disinsentif bagi anak-anak muda untuk mencari pekerjaan, ini yang menurut saya berbahaya ke depannya," kata Bhima.
Bhima juga menganggap bahwa kebijakan ini nantinya akan menjadi beban APBN. Pasalnya, prioritas capres petahana di periode selanjutkan akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pengambangan sumber daya manusia (SDM). (detik)
Kampanye Heboh, Jokowi Mau Gaji Pengangguran
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
ilustrasi
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Bisnis
Huawei FreeClip 2 Resmi Meluncur di Indonesia, TWS Open-Ear Dibanderol Rp2,8 Juta
Selasa, 20 Januari 2026 - 14:04:03 Wib Bisnis
Kia Perkenalkan Wajah Baru Carens di Momen Transisi ke Kia Sales Indonesia
Selasa, 20 Januari 2026 - 13:42:20 Wib Bisnis
Trafik Padat Nataru, Garuda dan Citilink Catat Keterisian di Atas 90 Persen
Senin, 19 Januari 2026 - 15:13:00 Wib Bisnis
Promo JAGO DatascripMall.ID Tawarkan Diskon Besar di Awal Tahun
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:17:02 Wib Bisnis