Anggota DPR Fraksi PKS Refrizal jengkel dengan perbuatan para pendukung Jokowi yang membuat tagar itu seakan-akan ditujukan untuk mematikan bisnis anak bangsa karena berbeda pilihan.
"Orang Tiongkok saja bisa berbisnis di sini dan dilindungi, masak ini yang anak bangsa, warga negara kita sendiri tidak diayomi, malah diserang?" ujar Refrizal, Jumat (15/2).
Menurut dia sudah sepatutnya Achmad Zaky mendapat dukungan dari seluruh anak bangsa ini karena mampu menjalankan bisnis E commerce dengan baik.
Terlepas mentornya adalah Sandiaga Uno, Refrizal berpandangan memang pasangan Prabowo Subianto itu pandai berbisnis dan banyak menularkan ilmunya kepada pengusaha lain.
"Kalau memang mentornya Sandiaga memang kenapa? Dia (Sandi) memang jago berbisnis kok. Lebih baik para pendukung Jokowi yang nyerang dengan tagar itu bikin bisnis serupa," tandasnya. (rmol.com)
Heboh Tagar #uninstallbukalapak, PKS: Orang Tiongkok Saja Bisa Berbisnis Disini Kenapa Anak Bangsa Diserang
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
bos Bukalapak Achmad Zaky
Iniriau.com - Ramainya tanda pagar alias tagar #uninstallbukalapak sebagai respons kicauan bos Bukalapak Achmad Zaky yang dalam akun medsosnya menyebut Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno sebagai mentor bisnisnya dalam E Commerce menjadi perbincangan hangat hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexKomisi III DPRD Riau dan PHR Tinjau Progres Pemulihan TTM
Berkat PHR, Warga Minas Ciptakan Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Lele
Gelar Media Gathering, BPJS Kesehatan Singgung Pengnonaktifan Kepesertaan
1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Bisnis
FiberStar Hadirkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk Dukung Bisnis di Pekanbaru
Jumat, 09 Oktober 2026 - 15:24:00 Wib Bisnis
Polytron Hadirkan Fox-Series dengan Subsidi hingga Rp6 Juta di PRJ Surabaya
Jumat, 09 Oktober 2026 - 14:10:00 Wib Bisnis
Asuransi Astra Perkuat Pencegahan Stunting Berbasis Masyarakat di Padang
Jumat, 09 Oktober 2026 - 10:44:51 Wib Bisnis
Huawei Hadirkan WATCH GT 7 Series di Indonesia, Baterai Tahan hingga 21 Hari
Kamis, 08 Oktober 2026 - 16:31:00 Wib Bisnis