iniriau.com, Bengkalis – Dua hakim tinggi dari Pengadilan Tinggi Riau, Tirolan Nainggolan dan Tantowi Jauhari, melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Negeri Bengkalis pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi sarana prasarana serta kualitas pelayanan kepada masyarakat di lingkungan pengadilan. Selain berdiskusi dengan para hakim setempat, keduanya juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas.
Didampingi Ketua PN Bengkalis, Lenny Lasminar, Tirolan dan Tantowi berkeliling melihat ruang sidang, ruang arsip, perpustakaan, hingga sel tahanan. Mereka mencermati kondisi ruangan secara detail, termasuk hal-hal kecil yang dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan kerapian lingkungan.
Dalam peninjauan itu, Tirolan menyoroti pengelolaan arsip yang dinilai masih perlu pembenahan. Ia menyarankan agar sebagian dokumen dipindahkan ke ruang penyimpanan khusus agar tata letaknya lebih teratur.
“Penataan arsip perlu dirapikan. Jika ada gudang, sebagian bisa dialihkan ke sana,” ujarnya.
Selain itu, kondisi bangunan PN Bengkalis juga menjadi perhatian. Tirolan mengakui gedung pengadilan tersebut sudah berusia lama dan idealnya dilakukan pembangunan baru. Namun, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran negara menjadi pertimbangan utama saat ini.
“Memang sudah cukup lama, tapi untuk sekarang kita optimalkan fasilitas yang tersedia,” katanya.
Saat disinggung kemungkinan dukungan pembangunan dari pemerintah daerah, Tirolan menegaskan bahwa lembaga peradilan tidak bisa serta-merta menerima bantuan tersebut tanpa mekanisme yang jelas.
“Sebagai lembaga yudikatif, semua harus melalui persetujuan Mahkamah Agung,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, keduanya juga meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang menjadi garda depan layanan kepada masyarakat. Mereka sempat berdialog dengan petugas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang memberikan layanan pendampingan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Tirolan menilai posisi Posbakum saat ini kurang strategis karena tidak langsung terlihat oleh pengunjung. Ia pun menyarankan agar penempatannya dipindahkan ke area yang lebih mudah dijangkau dan terlihat.
“Posisinya sekarang tertutup tiang. Sebaiknya ditempatkan di area yang langsung terlihat saat pengunjung masuk,” katanya.
Selain meninjau fasilitas, kedua hakim tinggi tersebut juga menyempatkan diri menyaksikan jalannya persidangan secara langsung di ruang sidang PN Bengkalis.
Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan serta penataan fasilitas di PN Bengkalis ke depannya.**