Harga Sawit Swadaya Riau Akhir Maret Naik, Usia 9 Tahun Tembus Rp3.842/Kg

Harga Sawit Swadaya Riau Akhir Maret Naik, Usia 9 Tahun Tembus Rp3.842/Kg
Hasil panen petani sawit di Riau (foto:dok iniriau)

iniriau.com, PEKANBARU – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau kembali memperbarui harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk pola kemitraan swadaya periode 25–31 Maret 2026. Hasilnya, harga TBS mengalami kenaikan, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa kenaikan pada kelompok umur 9 tahun mencapai Rp160,47 per kilogram atau sekitar 4,36 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani untuk umur 9 tahun ditetapkan menjadi Rp3.842,69 per kilogram. Sementara harga cangkang berada di angka Rp22,60 per kilogram,” ujarnya. 

Ia menambahkan, penetapan harga pada periode ini menggunakan indeks K sebesar 92,66 persen. Selain itu, terjadi kenaikan pada harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp491,32 per kilogram dan kernel sebesar Rp1.259,07 per kilogram dibandingkan pekan lalu.
Menurutnya, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan.

Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, penentuan harga CPO dan kernel tetap mengacu pada rata-rata tim. Sementara apabila terkena validasi dua, maka digunakan harga rata-rata dari KPBN.

“Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.435,00 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp14.660,00 per kilogram,” jelasnya.

Defris menegaskan bahwa kenaikan harga TBS kali ini dipicu oleh membaiknya harga CPO dan kernel di pasar. Ia juga menyebut perbaikan tata kelola penetapan harga merupakan hasil sinergi berbagai pihak.

“Upaya bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan dukungan Kejaksaan Tinggi Riau diharapkan terus menjaga transparansi harga, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.**

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index