iniriau.com, Pekanbaru - Pengurus Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Pekanbaru periode 2026-2030 secara resmi dilantik oleh Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Rendra Febriyanto, Rabu (4/2) di hotel Angkasa Garden, Pekanbaru.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, Kadispora Riau yang diwakili oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Amir Azan, Wakil Ketua I KONI Riau M Yunus, Bendahara Umum KONI Pekanbaru Sanuar Haris, dan seluruh klub futsal di kota Pekanbaru.
Ketua Asosiasi Futsal Pekanbaru periode 2026-2030 Sonny Septian mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah mengantarkannya meminpin Asosiasi Futsal Pekanbaru tersebut.
"Alhamdulillah, acara pelantikan pengurus Asosiasi Futsal Pekanbaru periode 2026-2030 berjalan lancar. Saya ucapkan terima atas dukungan semua pihak dan mempercayakan saya memimpin organisasi ini empat tahun kedepan," kata Sonny Septian, Rabu siang.
Saat ditanya apa langkah awalnya dalam memajukan organisasi olahraga yang dipimpinmya ini, Sonny mengatakan akan mensolidkan pengurus Asosiasi Futsal Kota Pekanbaru dengan klub-klub futsal yang tergabung di asosiasi olahraga indoors itu.
"Ya, tugas pertama kita mensolidkan pengurus Asosiasi Futsal Pekanbaru dengan klub-klub futsalnya. Itu yang pertama, karena kita tidak bisa mencapai prestasi jika pengurus dan klub tidak solid," ujar Sonny Septian menjelaskan.
Berbicara prestasi, Septian mengatakan jika kota bertuah memiliki banyak stok pemain futsal berkualitas. Hanya saja, pemain futsal berkualitas tersebut tidak memiliki karakter yang bagus.
"Untuk kota Pekanbaru, ada banyak pemain futsal berkualitas. Hanya saja, karakter mereka tidak mendukung, contoh, ketika mencapai prestasi bersikap arogan dan euforia berlebihan. Jadi, pembentukan karakter pemain ini akan kita barengi dengan pembinaan, ini tugas utama lainnya untuk memajukan prestasi olahraga futsal di Pekanbaru," kata Sonny lebih lanjut.
Sonny juga tidak mengelak jika saat ini bermunculan olahraga baru seperti mini soccer, olahraga paddle yang banyak peminatnya. Namun, ia optimis bisa mengembalikan minat generasi muda terhadap olahraga futsal.
"Saya akui saat ini banyak bermunculan olahraga baru, tapi saya optimis bersama pengurus futsal yang baru, bisa mengembalikan minat generasi muda terhadap olahraga futsal. Doakan ya," tukas Sonny dengan nada optimis.
Sementara itu, Wakil Ketua IV KONI Riau M Yunus mengatakan, organisasi olahraga bisa maju jika pengurusnya solid.
"Jika soliditas ini tercapai, baik organisasi dan prestasi atletnya bisa berhasil. Pengurus jangan terlalu sibuk mengurusi pengurus, fokus dengan rencana kerja yang sudah dibuat. Insyaallah, tercapai semua target yang sudah ditetapkan," pungkas M Yunus singkat.
Saat ini terdata 10 klub futsal yang resmi bergabung dengan Asosiasi Futsal Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, pengurus futsal kota Pekanbaru akan turun ke institusi pendidikan untuk mencari bibit-bibit atlet futsal baru.**