Pemprov Riau Gelar Lokakarya Multipihak, Perkuat Program Green for Riau

Pemprov Riau Gelar Lokakarya Multipihak, Perkuat Program Green for Riau
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat membuka Lokakarya dan Dialog Multipihak Green for Riau Initiative (foto: Astrid)

iniriau.com, Pekanbaru - Pemprov Riau melalui Badan Perencanaan Daerah Provinsi Riau menggelar Lokakarya dan Dialog Multipihak Green for Riau Initiative. Lokakarya ini melibatkan United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Programme on Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation(UN-REDD) PBB, dan perwakilan pemerintah Inggris melalui Konselor Kedutaan Inggris untuk Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Purnama Irwansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau M Job Kurniawan, Perwakilan UNEP-UN REDD Indonesia Bambang Arifatmi dan Konselor Kedutaan Inggris untuk Indonesia, Saul Hathaway. Staff Ahli Bidang Perubahan Iklim Kementrian Kehutanan RI Haruni Krisnawati, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Lokakarya yang membahas isu lingkungal ini dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, di hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis (29/1). Ia mengatakan sangat mendukung dan berkomitmen agar program Green For Riau berjalan sesuai dengan target yang direncanakan.

"Alhamdulillah, kita membuka Lokakarya dan Dialog Multipihak ini. Ini juga adalah bentuk keseriusan Pemprov Riau dalam mengatasi masalah lingkungan hidup di Riau. Kita berkomitmen dan mendukung penuh program ini hingga program yang sudah ditetapkan tercapai," kata SF Hariyanto, usai membuka secara resmi lokakarya lingkungan hidup tersebut.

Sementara itu, Kepala Bappeda Riau Purnama Irwansyah mengatakan program Green For Riau ini bertujuan untuk menyelamatkan hutan, lahan gambut, dan mangrove di Riau.

"Ya, ini adalah program untuk menyelamatkan hutan, lahan gambut, dan mangrove yang berubah fungsi karena ahli fungsi lahan. Jadi, ini perlu dukungan semua pihak agar program ini berjalan sesuai target yang sudah direncanakan," kata Purnama Irwansyah, Kamis siang.

Ia mengatakan lebih lanjut program ini adalah landasan kebijakan lingkungan Riau di sektor Forestry dan Other Land Use (FOLU).

"Ini adalah dasar kebijakan lingkungan Riau di sektor kehutanan dan fungsi lain dari lahan (FOLU)," ujarnya menambahkan.

Konselor Kedutaan Inggris untuk Indonesia Saul Hathaway mengatakan akan terus mendukung program kerjasama lintas sektor pemerintah Indonesia dan Inggris ini.

"Kita akan terus mendukung kerjasama lintas sektor ini dan pemerintahan ini, hingga keduanya bisa singkron. Saya harap melalui program ini membantu pemerintah Indonesia mencapai FOLU Net Sink 2030," ujar Saul singkat,

Lokakarya ini juga diikuti oleh perwakilan instansi, lembaga, organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Riau, pemerintah kabupaten kota, lembaga adat melayu Riau, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi dan media di Riau.**

#Pemprov Riau

Index

Berita Lainnya

Index