iniriau.com, Pekanbaru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pemilu yang lebih berkualitas! Mereka baru saja menggelar Rapat Koordinasi Penjajakan Kerja Sama dengan berbagai lembaga pegiat pemilu, Jumat (28/11/2025).
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi antara penyelenggara pemilu, pemantau independen, komunitas demokrasi, dan organisasi masyarakat sipil yang selama ini aktif mengawasi jalannya pesta demokrasi di Riau. KPU Riau juga berencana menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan para pegiat pemilu.
Kerja sama dengan pegiat pemilu sangat penting untuk meningkatkan kualitas pemilu dan pilkada. Kolaborasi ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari literasi pemilih, peningkatan kapasitas pemantauan, dialog publik, hingga penguatan kelembagaan pemilu yang inklusif.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun demokrasi.
"Demokrasi tidak bisa berdiri sendiri. KPU butuh mitra yang kritis, aktif, dan konsisten. Kolaborasi ini bukan hanya untuk satu tahapan pemilu, tetapi untuk jangka panjang," ujarnya.
Nugroho menambahkan bahwa momentum pasca pemilu harus dimanfaatkan untuk evaluasi dan pembenahan. "Setelah setiap pemilu, kita harus duduk bersama, melihat apa yang perlu diperbaiki, dan membangun lagi yang lebih kuat," jelasnya.
Dalam diskusi yang konstruktif, para pegiat pemilu menyampaikan kritik dan saran. Mereka menyoroti pentingnya akses data pemilu yang lebih cepat dan mudah, serta perlunya program pendidikan pemilih yang lebih menyentuh berbagai lapisan masyarakat.**
