iniriau com, PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau mulai mematangkan rencana anggaran program Kekayaan Intelektual (KI) untuk Tahun Anggaran 2027. Langkah ini dilakukan melalui supervisi tindak lanjut penelitian RKA-K/L yang digelar di Hotel Holiday Inn Bali, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi bagi jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dari seluruh Indonesia untuk menyempurnakan perencanaan anggaran agar lebih sesuai dengan target program dan kebutuhan pelaksanaan di daerah.
Kanwil Kemenkum Riau mengutus Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Yuliana Manulang, S.H., M.H., serta Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama Aditya Nugraha, S.H.
Kepala Kanwil Kemenkum Riau Rudy Hendra Pakpahan menyatakan dukungannya terhadap proses supervisi tersebut. Menurutnya, penyusunan anggaran harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan program, indikator kinerja, serta hasil yang ingin dicapai.
Dalam supervisi, sejumlah catatan dari penelitian RKA-K/L dibahas bersama Tim Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Biro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Jenderal, serta APIP Inspektorat Jenderal.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi. Setiap kanwil juga diarahkan memastikan keterhubungan antara kegiatan, keluaran program, target kinerja dan dukungan anggaran.
Di sisi lain, kantor wilayah didorong semakin aktif menjadi penggerak ekosistem kekayaan intelektual di daerah. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, kampus, sentra KI, BRIDA/Bapperida, dunia usaha dan komunitas dinilai penting agar program KI memberikan dampak yang lebih luas.
Kanwil Kemenkum Riau kemudian melakukan klarifikasi terhadap sejumlah catatan sekaligus melengkapi dan memperbaiki data dukung yang diperlukan.
Penyempurnaan tersebut diharapkan menghasilkan dokumen anggaran program KI 2027 yang lebih realistis, terukur dan tepat sasaran. Dengan demikian, alokasi anggaran tidak sekadar memenuhi kebutuhan administratif, tetapi mampu menunjang pengembangan kekayaan intelektual serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di Riau.**