iniriau.com, PEKANBARU – Kepanikan terjadi di SPBU Harapan Jaya, Jalan Hangtuah, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Senin (20/7/2026) malam. Satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul tiba-tiba terbakar saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Kobaran api dengan cepat membesar hingga menyambar salah satu dispenser pengisian BBM. Warga bersama petugas SPBU sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api terus membesar sebelum akhirnya berhasil dijinakkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, mobil mengalami kerusakan parah dan satu unit pompa pengisian BBM ikut terdampak akibat kebakaran.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.52 WIB. Enam unit armada dari tiga pos pemadam langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke fasilitas SPBU lainnya.
"Petugas langsung melakukan pemadaman, melokalisasi titik api, serta pendinginan. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke dispenser lainnya," kata Zarman.
Pascakebakaran, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polresta Pekanbaru telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Kasi Humas Polresta Pekanbaru, Iptu Muhammad Zamhur, mengatakan personel Polsek Kulim bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan kebakaran. Area kejadian langsung diamankan dan dipasangi garis polisi guna memudahkan proses penyelidikan.
"Saat kejadian, personel Polsek Kulim langsung turun ke lokasi untuk mengamankan area, memasang garis polisi, dan melakukan olah TKP bersama Tim Inafis," ujar Zamhur, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan pendataan awal, kebakaran diduga bermula saat mobil Toyota Kijang Kapsul berwarna biru tersebut sedang mengisi BBM jenis Pertalite. Saat proses pengisian berlangsung, terdengar suara letupan dari bagian bawah kendaraan yang kemudian disusul munculnya kobaran api.
Menurut Zamhur, hasil olah TKP dan pemeriksaan barang bukti akan menjadi dasar bagi penyidik untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung, termasuk pendataan kerugian material akibat insiden tersebut.**