Program Masjid Ramah Pemudik Antar Bengkalis Raih Apresiasi Kementerian Agama

Ahad, 28 Juni 2026 | 15:29:17 WIB
Bupati Bengkalis Kasmarni menerima penghargaan dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (foto: Diskominfotik Bengkalis)

iniriau.com, KUANSING– Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menerima piagam penghargaan dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, atas kontribusi daerahnya dalam mendukung Program Masjid Ramah Pemudik pada Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penghargaan tersebut diserahkan di sela pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026), usai agenda Pawai Perahu Hias di Sungai Narosa.

Apresiasi dari Kementerian Agama diberikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau yang dinilai aktif mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat selama arus mudik Lebaran.

Melalui Program Masjid Ramah Pemudik, ribuan masjid di berbagai daerah difungsikan sebagai lokasi singgah bagi para pelintas. Fasilitas yang disediakan meliputi ruang istirahat, toilet yang layak, air minum, hingga layanan dasar lainnya agar perjalanan masyarakat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Secara nasional, sebanyak 5.686 masjid dilibatkan sebagai posko pelayanan mudik yang beroperasi selama 24 jam.

"Masjid dibuka sepanjang hari sehingga para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman. Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin juga menyoroti potensi Provinsi Riau sebagai salah satu daerah yang memiliki tradisi kuat dalam syiar Al-Qur'an. Ia optimistis prestasi Riau di ajang MTQ akan terus meningkat hingga mampu bersaing di level internasional.

Sementara itu, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyebut penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus memperluas fungsi sosial masjid di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, serta seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama mendukung program pelayanan bagi pemudik.

"Masjid harus terus menjadi ruang yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial," ujar Kasmarni.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program-program keagamaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.**

Tags

Terkini