Hari Lahir Pancasila, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Jaga Keberagaman

Senin, 01 Juni 2026 | 13:58:20 WIB
Kepala Kanwil Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan (foto:Jri)

iniriau.com, PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Riau menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman kantor wilayah, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Riau bersama jajaran Kementerian HAM wilayah kerja Riau mengikuti kegiatan tersebut. Peserta upacara tampak mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan dan mengikuti jalannya acara dengan tertib.

Kepala Kanwil Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, dipercaya menjadi Inspektur Upacara. Dalam amanat yang dibacakannya dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, ditegaskan bahwa Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Selain menjadi dasar negara, Pancasila juga disebut sebagai pedoman moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk perkembangan teknologi serta dinamika geopolitik dunia.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan sekaligus menolak segala bentuk intoleransi,” kata Rudy saat membacakan amanat tersebut.

Upacara diawali dengan persiapan pasukan dan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilakukan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan sambutan Kepala BPIP RI.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Yeni Nel Ikhwan, serta seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Riau dan perwakilan Kementerian HAM di Riau.

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Kanwil Kemenkum Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.**

Tags

Terkini